Breaking News
Memuat breaking news...

Purbaya Ungkap Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Redaksi
Redaksi
Selasa, 5 Mei 2026 - 7.26 AM WIB
Purbaya Ungkap Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara terkait sumber pembiayaan gaji puluhan ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara terkait sumber pembiayaan gaji puluhan ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia menegaskan, pendanaan tersebut tidak berasal dari tambahan anggaran baru, melainkan dari sisa alokasi program yang belum terserap.

Menurut Purbaya, skema pembiayaan telah disiapkan dengan memanfaatkan anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pembentukan Kopdes, namun belum sepenuhnya digunakan karena proses pembentukan belum rampung.

"Skemanya kita akan alokasinya di beberapa kementerian lembaga yang terkait. Gini, itu kan Kopdes Merah Putih kan setahunnya dijatahkan beberapa, itu belum terbentuk semua kan. Di situ masih ada lebih uang yang bisa dipakai ke situ untuk sementara," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Ia memastikan dana tersebut bersifat sementara dan akan digunakan dalam jangka waktu terbatas, yakni sekitar dua tahun ke depan.

"Uangnya ada. Jadi bukan nambah anggarannya, tapi memang belum semua terbentuk sehingga masih ada sisa," katanya.

Namun di balik penjelasan tersebut, Purbaya juga menyoroti lemahnya sistem pelaporan internal di kementeriannya. Ia mengaku baru mengetahui kondisi ini belakangan, bahkan sempat melontarkan candaan bernada tegas kepada jajarannya.

"Sebelumnya anak buah saya enggak lapor saya, jadi saya enggak tahu. Jadi, saya maaf, emang suka begitu di sini banyak rapat sana rapat sini enggak lapor. Besok-besok gue pecat," ujarnya.

Di sisi lain, status kepegawaian para manajer Kopdes Merah Putih masih menjadi tanda tanya. Purbaya mengaku belum mengetahui secara pasti apakah mereka akan berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau dialihkan ke Kementerian Koperasi.

Sebelumnya, pemerintah membuka lowongan besar-besaran untuk 30.000 posisi manajer Kopdes Merah Putih serta 5.476 pegawai untuk program Kampung Nelayan Merah Putih.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut para pelamar yang lolos seleksi akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Nusantara selama dua tahun, sebelum kemudian dialihkan menjadi petugas koperasi.

Pemerintah berharap skema ini mampu mempercepat pembentukan dan penguatan koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. (cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement