Breaking News
Memuat breaking news...

PW IKADI Sumut Gelar Kajian Keumatan, Dorong Transformasi Organisasi Dakwah Yang Berdampak

Redaksi
Redaksi
Minggu, 27 September 2026 - 9.45 AM WIB
PW IKADI Sumut Gelar Kajian Keumatan, Dorong Transformasi Organisasi Dakwah Yang Berdampak
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

.

MEDAN (Waspada.id): Pimpinan Wilayah Ikatan Dai Indonesia (PW IKADI) Sumatera Utara menggelar kajian dan diskusi keumatan di Aula Rumah Makan Mie Ayam Jamur Mahmud, Medan, Jumat (25/9/26).

Kajian yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban ini menghadirkan narasumber H. Muhammad Ramli, S.T., CH., CHt., CHA., CBHA., PACMC., Founder Adzkia Group yang juga Dewan Pakar IKADI Sumut.

Juga hadir Ketua PW IKADI Sumut H. Ihsan Satrya Azhar, MA, Sekretaris Umum Yusmariono, Bendahara yang juga Pimpinan LAZNAS IKADI Sumut Dr. H. Sanusi Ghazali, SE., beserta jajaran pengurus wilayah. Turut hadir Dewan Pakar PW IKADI Sumut Drs. H. Asy'ari Usman dan Ir. R. Edhy Mirwandhono, MP., IPM., ASEAN Eng.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian Al-Qur'an IKADI kepada seluruh pengurus sebagai ikhtiar penguatan ruhiyah dai.

Ketua PW IKADI Sumut, H. Ihsan Satrya Azhar, MA dalam sambutannya menegaskan pentingnya semangat belajar dan kolaborasi lintas lembaga.

"PW IKADI Sumut harus terus belajar dari organisasi ataupun lembaga manapun yang telah sukses, termasuk Adzkia, agar keberadaan IKADI semakin dirasakan bukan saja oleh para da'i tapi juga oleh ummat dan masyarakat yang lebih luas, demi percepatan terealisasinya misi penyebaran dakwah Islam Rahmatan Lil'alamiin," ujarnya.

Sementara itu, narasumber H. Muhammad Ramli membedah tuntas "Gap dalam Membangun Organisasi". Menurutnya, banyak organisasi sudah melakukan eksekusi, namun goal tidak tercapai karena tidak memiliki pola dan tools yang tepat.

Ia memperkenalkan konsep 4DX (Four Disciplines of Execution) untuk mendobrak kebuntuan organisasi: 1. Fokus pada WIG (Wildly Important Goals). Tentukan tujuan paling penting yang harus dicapai dan lihat progresnya secara nyata, mulai dari titik terkecil. 2. Daya Ungkit (Lead Measures). Setelah WIGs ditetapkan, kerahkan seluruh resources pada aktivitas-aktivitas kunci yang paling berdampak untuk mencapai tujuan tersebut. 3.Papan Skor (Scoreboard). Buat papan nilai yang memotivasi. Setiap capaian harus terukur dan terlihat oleh semua anggota tim. 4. Transformasi Berkelanjutan. Organisasi harus terus melakukan pembaharuan goals dan memusatkan energi pada satu titik fokus.

Poin paling menarik yang disampaikannya adalah soal paradigma dakwah. "Dai kita selama ini masih menyampaikan pesan, belum menunjukkan kesan. Padahal pesan sesungguhnya adalah kesan itu sendiri," tegas Muhammad Ramli.

Ia menilai, dai tidak cukup hanya pandai berceramah, tetapi harus mampu menghadirkan keteladanan dan kesan mendalam yang membekas di hati ummat.

Kajian ditutup dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama untuk membawa IKADI Sumut menjadi organisasi dai yang lebih profesional, terukur, dan transformatif.(Id13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement