Breaking News
Memuat breaking news...

QRIS Permudah Pengembangan Ekonomi di Pematangsiantar

Redaksi
Redaksi
Minggu, 30 Agustus 2026 - 7.27 PM WIB
QRIS Permudah Pengembangan Ekonomi di Pematangsiantar
Marpesta QRIS 2026 di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Wali Kota Wesly Silalahi mengapresiasi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar atas inisiatif terselenggaranya kegiatan yang mendorong percepatan transformasi digital.

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan inovasi yang memudahkan masyarakat bertransaksi secara non-tunai. Dengan satu kode QR, seluruh aplikasi pembayaran dapat digunakan.

"Hal ini tidak hanya mempermudah pelaku UMKM dalam menerima pembayaran, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ucap Wesly dalam sambutanya di Puncak sekaligus Penutupan Marpesta QRIS yang dirangkai kegiatan Hari Indonesia Menabung di Lapangan Adam Malik, Minggu (30/8/2026).

Acara puncak Marpesta QRIS dimeriahkan Siantar QRIS Run 2026 yang diikuti ribuan peserta, dengan dua kategori yakni 5K dan 10K. Wesly bilang, Marpesta QRIS merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan KPw BI Pematangsiantar.

"Acara bertujuan mempromosikan dan menarik minat masyarakat dalam penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran berbasis digital yang mudah dan aman," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh pelajar untuk menabung melalui berbagai produk keuangan resmi. "Mari kita jadikan kegiatan Gemar Menabung sebagai budaya sekaligus mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif," ujarnya mengajak.

Wesly menambahkan peningkatan rekening pelajar naik signifikan sejak tahun 2024, dari jumlah rekening sebesar 121.834 menjadi 150.073 di tahun 2026. Melalui momentum tersebut, ia berharap dapat menumbuhkan generasi gemar menabung sejak dini, yang pada akhirnya akan terus mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala KPw BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman menerangkan Marpesta QRIS merupakan wujud kerja sama BI dengan pemerintah daerah (pemda), termasuk untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, serta untuk pengembangan ekonomi daerah.

"Juga mendukung pencapaian program pemberdayaan masyarakat melalui kompetisi bertema QRIS. Terbaru, kita juga melakukan kampanye Kartu Kredit Indonesia," katanya.

Di arena Marpesta QRIS, sebanyak 38 UMKM diberi kesempatan untuk bersinergi dan bertransaksi menggunakan QRIS. "Selama dua hari 28 dan 29 Agustus 2026, terdapat 1.865 transaksi menggunakan QRIS," tutur Ahmadi. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement