Rakerda I DPD IWAPI Sumut: Menguatkan Peran Perempuan Pengusaha Penggerak Ekonomi Daerah di Tengah Ketidakpastian GlobalRakerda I DPD IWAPI Sumut: Menguatkan Peran Perempuan Pengusaha Penggerak Ekonomi Daerah di Tengah Ketidakpastian Global

MEDAN (Waspada.id): Tari persembahan asuhan Dinas Pariwisata Sumut, membuka acara Rapat Kerja Daerah I DPD (Dewan Pengurus Daerah) IWAPI Sumatera Utara di The Travellers Suites Jalan Listrik Medan, Selasa (28/07/2026).
Seluruh peserta dan undangan terlihat khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya, disusul hymne dan mars IWAPI dipimpin ketua DPC IWAPI Tanjung Balai, Vivi Alda. Dilanjutkan pembacaan kode etik IWAPI. Selain itu ditampilkan juga video profile IWAPI dan seluruh kegiatan yang sudah terlaksana serta keberhasilan program yang tetap berjalan hingga saat ini.
Ketua panitia, Iin Zulaika Rangkuti menuturkan kegiatan Rakerda ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan AD-ART IWAPI Bab VII, pasal 19. Kemudian Surat Keputusan DPD IWAPI Sumatera Utara No: 0013/DPDIWAPISU/SK/VI/2026, dengan maksud dan tujuan yaitu membahas evaluasi program kerja tahun 2025-2026. Penyusunan rencana kerja organisasi tahun 2026-2027 dan konsolidasasi organisasi. Rangkaian kegiatan Rakerda mencakup acara gala dinner dan gelaran lomba fashion show yang sudah dilaksanakan pada malam 27 Juni 2026.
Pelaksanaan Rakerda yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP IWAPI Pusat, segenap unsur pengurus DPD dan delegasi dari 18 DPC IWAPI se-Sumatera Utara ini, merupakan kegiatan sidang-sidang rapat kerja yang dibarengi kegiatan business matching, bazaar dan sosialisasi aneka produk serta pengumuman DPC IWAPI teladan serta tokoh perempuan pengusaha terbaik Iwapi Sumut.
Dalam sambutannya, Ketua DPD IWAPI Sumatera Utara, Ir Purnama Dewi Daulay MM menyampaikan, Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Potensi pertanian, perkebunan, industri kreatif, kuliner, fashion, pariwisata, perdagangan, hingga ekonomi digital. Ini merupakan kesempatan dan peluang yang luas bagi perempuan Indonesia untuk berkontribusi.
“Oleh karena itu mari kita pastikan agar para anggota Iwapi Sumut mampu mendapatkan peluang tersebut melalui peningkatan kapasitas penguasaan ekonomi digital, penguatan manajemen perusahaan, akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, serta perebutan pasar, dari tingkat daerah, nasional, bahkan harapan kita sampai internasional,” kata Purnama Dewi antusias.
Lebih lanjut Purnama Dewi mengajak seluruh DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) se-Sumatera Utara agar hadir di tengah-tengah masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota Iwapi dan masyarakat.
“Kemajuan organisasi hanya dapat dicapai melalui sinergi dengan berbagai pihak, antara lain dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, dan saya percaya bahwa kemitraan yang baik akan mempercepat lahirnya perempuan pengusaha yang naik kelas dan berdaya saing serta mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi selaras dengan kebijakan organisasi tingkat nasional," imbuhnya.
“Saya mengajak kita semua menjadikan rapat kerja ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dan mempererat kebersamaan dan melahirkan program-program yang realistis, terukur serta mampu menjawab kebutuhan para perempuan pengusaha di daerah kita masing-masing. Mari kita tinggalkan ego sectoral, perkuat semangat gotong royong dan jadikan Iwapi sebagai organisasi yang semakin dipercaya oleh masyarakat dan pemerintah. Saya yakin apabila kita dengan penuh integritas membangun kebersamaan semangat melayani, maka Iwapi Sumatera Utara akan menjadi organisasi perempuan pengusaha yang semakin maju, berpengaruh dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah Sumatera Utara," kata Purnama Dewi yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumatera Utara.
Sementara itu, Ketua Umum DPP IWAPI, Ir. Dyah Anita Prihapsari, MBA, dalam sambutannya menceritakan bahwa usia IWAPI saat ini sudah melewati setengah abad atau 51 tahun. IWAPI sudah berada di 38 Provinsi di Indonesia dan sebanyak 259 DPC di kabupaten/kota dan juga sudah membuka satu perwakilan di Malaysia. Sampai hari ini, sebutnya, sudah tercatat sekitar 40 ribuan perempuan pengusaha yang bergabung di dalam wadah Iwapi, yang mana 98 persennya adalah UMKM dan 2 persennya adalah usaha yang levelnya sangat besar.
“IWAPI sudah sangat banyak melaksanakan program kegiatan yang tujuannya membangun semangat perempuan pengusaha menjadi lebih berkembang dan mampu mandiri. Karnanya, perempuan pengusaha harus mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi. Jangan sampai ketinggalan membaca informasi apa saja terkait pengembangan bisnis yang kita tekuni. Dan yang paling penting, Iwapi harus mengutamakan penggunaan produk lokal untuk mendukung kemajuan bisnis UMKM dalam negeri. Iwapi itu seragamnya batik, dengan asesoris bahan mutiara, jilbab putih, sepatu putih, dan tas putih buatan dalam negeri,” tegasnya.
Hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara, Kadis Koperasi Sumatera Utara, Ir Yuliani Siregar MAP, sekaligus membuka acara Rakerda. Hadir juga OPD Provinsi Sumatera Utara, Kadis Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Yuda Pratiwi Setiawan SSTP, MSP, Dr Ade Sandrawati Purba SH MH mewakili Kadinsu, Ketua BKOW Sumatera Utara, Ketua organisasi perempuan di Sumatera Utara, Badan Kesbangpol Sumut, Kadis DPMPTSP Sumut, Nurbaiti Harahap, S.Sos MAP, Disperindag dan ESDM Sumatera Utara.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang DPC IWAPI Teladan, yakni DPC IWAPI Kota Binjai. Sedang pemenang Perempuan Pengusaha Berprestasi diraih oleh Linda Ria Siregar dan Dewi Sartika.(rel)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda