Ratusan Mahasiswa Unsam Ziarah ke Makam Sultan PeureulakRatusan Mahasiswa Unsam Ziarah ke Makam Sultan Peureulak

LANGSA (Waspada.id): Ratusan mahasiswa Universitas Samudra (Unsam) Langsa menggelar napak tilas ziarah dan doa bersama ke Makam Sultan Sayed Maulana Abdul Aziz Syah, di Desa Bandrong, Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, Jumat (07/08/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap sejarah Islam yang pertama kali masuk ke Asia Tenggara. Selain itu, mahasiswa yang hadir berasal dari berbagai fakultas di Unsam. Tidak hanya dari Aceh, peserta juga datang dari Sumatera Utara dan daerah lainnya.
Rombongan didampingi Dosen Pengasuh, Camat Peureulak Nasri, M.Si, Waled Thahir selaku Ketua MPU Aceh Timur, Anggota MPD Aceh Timur Syarifuddin Malem, serta Sanusi, M.Pd selaku Pengarah Penziarah Komplek Makam Sultan.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa berdoa dan bershalawat di depan makam. Mereka juga memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kunjungan kepada penjaga makam.
Koordinator rombongan, Muhammad Zaki, mengatakan ziarah ini untuk menghormati peran para ulama dalam penyebaran Islam di Aceh, Nusantara, bahkan Asia Tenggara.
"Kami berharap dengan ziarah ini mendapat syafaat, serta dikuatkan dalam menjalankan tugas sebagai mahasiswa, pengayom dan pelayan masyarakat," ujarnya.

Sementara, Ketua Pokja MONISA (Monumen Asia Tenggara), Dr. Andhika Jaya Putra, MA, mengapresiasi langkah mahasiswa Unsam yang peduli terhadap situs sejarah Islam.
Menurutnya, Makam Sultan Sayed Maulana Abdul Aziz Syah adalah destinasi wisata religi yang harus dilestarikan karena memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual tinggi.
"Ziarah ke situs ini bisa memperkuat iman, meredakan stres, menjaga identitas bangsa, sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar melalui kunjungan peziarah yang terus meningkat," kata Andhika didampingi Camat Peureulak Nasri.
Ia berharap semakin banyak penziarah yang datang. Ke depan, promosi wisata religi akan digencarkan lewat konten digital, kerja sama, dan acara khusus agar destinasi ini makin dikenal luas.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga meminta Pemkab Aceh Timur agar Komplek Makam Sultan di Peureulak ditetapkan sebagai Cagar Budaya Islam Nusantara.(Id75)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda