Rayakan HUT ke-25, Jeffry Sentana Teguhkan Semangat Bangkit dari Bencana dengan Luncurkan Nikah Gratis dan Santuni Ribuan Anak Yatim


LANGSA (Waspada.id): Di bawah udara sejuk dan kabut asap tipis yang menyelimuti Kota Langsa, bendera berkibar gagah. Seluruh peserta upacara berdiri tegak, mata menatap ke depan, mengenang seperempat abad lalu saat Kota Langsa resmi berdiri sebagai kota otonom, melepaskan diri, dan tumbuh menjadi kota jasa, kota pendidikan, serta kota yang ramah bagi semua.
Memasuki usia ke-25 tahun, Pemerintah Kota Langsa meneguhkan komitmen untuk bangkit dari bencana dan memperkuat kepedulian terhadap masyarakat dengan meluncurkan program nikah gratis dan memberikan santunan kepada ribuan anak yatim.
Semangat tersebut mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Langsa yang mengusung tema “Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat Menuju Langsa Juara” di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Sabtu (17/10/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., dengan Reza Ardiansyah, S.STP., M.SP., sebagai komandan upacara.
Kegiatan ini diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, KNPI, mahasiswa, pelajar, Pramuka, serta berbagai elemen masyarakat.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., dan Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T., memotong tumpeng pada peringatan HUT ke-25 Kota Langsa di Lapangan Merdeka, Sabtu (17/10/2026). (Waspada.id/Ist)
Pantauan wartawan, peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi momentum sejarah perjalanan Kota Langsa, tetapi juga diwarnai berbagai program dan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sejumlah agenda penting dilaksanakan, di antaranya peluncuran Program Nikah Gratis, penyerahan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor pembukaan 1.186 rekening saku valas BCA Syariah, serta pemberian santunan kepada 2.028 anak yatim dan piatu.
Kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris, serta bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Langsa.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan pemaparan prestasi gemilang Kota Langsa, baik di tingkat nasional maupun provinsi, pemotongan tumpeng, serta penampilan tarian kreasi daerah dari Sanggar Banda Beutari yang mempersembahkan keindahan seni dan budaya lokal. Kegiatan tersebut sekaligus menambah nuansa kebersamaan dalam perayaan hari jadi kota berjuluk Kota Jasa itu.
Dalam amanatnya, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra menyampaikan bahwa HUT ke-25 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, mengevaluasi perjalanan pembangunan, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan masa depan Kota Langsa yang lebih baik.
“Dua puluh lima tahun perjalanan Kota Langsa merupakan perjalanan panjang yang di dalamnya terdapat sejarah, tantangan, perjuangan, pengabdian, keberhasilan, serta berbagai pembelajaran yang sangat berharga,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan Kota Langsa tidak dapat dilakukan oleh satu orang, satu kelompok, ataupun satu pemerintahan semata, tetapi membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, pemuda, perempuan, komunitas, hingga aparatur pemerintahan.
Atas nama Pemerintah Kota Langsa, Jeffry menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama 25 tahun telah ikut menjaga, membangun, dan membesarkan Kota Langsa.
Menurutnya, memasuki usia ke-25, pembangunan harus diarahkan tidak hanya pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesempatan kerja bagi generasi muda, pelestarian lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.
Selain itu, sambungnya, sebagai bagian dari Program Langsa Juara serta upaya meningkatkan daya saing masyarakat, Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan akan melaksanakan pelatihan life skill development tahap kedua bagi 210 warga berusia 17 hingga 40 tahun.
Pelatihan tersebut terbagi dalam lima bidang, yakni bahasa Jepang untuk 40 peserta, bahasa Inggris untuk 40 peserta, coffee barista untuk 50 peserta, operator alat berat untuk 50 peserta, serta servis sepeda motor untuk 30 peserta.
"Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat sehingga mampu memanfaatkan peluang kerja di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif," urainya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung upaya Pemerintah Kota Langsa dalam menangani dampak banjir besar yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyerahkan santunan secara simbolis kepada 2.028 anak yatim dan piatu di Tribun Lapangan Merdeka Kota Langsa, Sabtu (17/10/2026). (Waspada.id/Ist)
Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah berupaya melewati masa tanggap darurat melalui berbagai langkah penanganan, termasuk penyaluran bantuan tunai sebesar Rp200.000 dan bantuan pangan berupa beras kepada seluruh kepala keluarga yang terdampak.
"Melalui koordinasi intensif dengan kementerian terkait di tingkat pusat serta pendataan yang cepat dan tepat, Pemko Langsa juga mengupayakan penyaluran dana stimulan ekonomi dan bantuan penggantian peralatan rumah tangga bagi masyarakat terdampak," sebut Jeffry.
Selain itu, pemerintah daerah sedang mengusulkan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) tahap ketiga dengan jumlah calon penerima sebanyak 23.869 kepala keluarga.
Jeffry Sentana juga memaparkan perkembangan terbaru proses penyaluran Jadup tahap III dari Kementerian Sosial. Dari 23.869 kepala keluarga yang diusulkan, sebanyak 19.512 kepala keluarga telah diproses dan saat ini berada di Kementerian Keuangan.
“Alhamdulillah, ini semua berkat doa masyarakat Kota Langsa,” ujarnya.
“Musibah ini mengajarkan kita tentang arti ketangguhan, kebersamaan, dan pentingnya bergerak cepat dalam membantu masyarakat. Pemulihan harus terus kita lakukan agar masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalankan aktivitas ekonominya,” ungkapnya.
Selanjutnya, dalam bidang perlindungan sosial, Pemerintah Kota Langsa melalui Baitul Mal Kota Langsa telah menyalurkan bantuan untuk anak yatim dan piatu dengan total dana sebesar Rp202,8 juta.
Pemerintah juga terus menggelar pasar murah di sejumlah titik wilayah Kota Langsa, termasuk pada kegiatan Car Free Day (CFD), sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sementara itu, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pemko Langsa menghadirkan program insentif fiskal berupa penghapusan sanksi administrasi atau piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 100 persen serta pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 50 persen.
Program tersebut berlaku khusus pada 11–18 Oktober 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan keringanan dan kenyamanan bagi masyarakat.
Menutup amanatnya, Jeffry mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-25 sebagai momentum memperkuat persatuan dan semangat pembangunan dengan mengusung nilai “Langsa Bersatu, Langsa Maju, Langsa Bermartabat, dan Langsa Juara”.
Ia mengakui masih terdapat berbagai pekerjaan rumah dan harapan masyarakat yang harus diwujudkan. Namun, dengan kebersamaan, kerja keras, doa, dan dukungan seluruh masyarakat, ia optimistis Kota Langsa dapat terus berkembang menjadi kota yang maju, sejahtera, religius, berbudaya, dan berdaya saing.
“Mari kita lanjutkan pembangunan dengan semangat hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Langsa adalah rumah kita bersama, Langsa adalah masa depan kita bersama, dan kemajuan Langsa merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-25 Kota Langsa menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan kerja nyata, kepedulian, dan sinergi seluruh pihak demi mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera.
“Atas nama Pemerintah Kota Langsa, Wali Kota mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-25 Kota Langsa Tahun 2026, seraya berharap Kota Langsa senantiasa memperoleh keberkahan dan perlindungan Allah SWT serta terus melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan bermartabat,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T.; Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.A.B.; Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K.; Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf. Fiska Bagus Tri Sunaryanto, S.I.P.; Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Dr. Adi Tyogunawan, S.H., M.H.; Ketua Pengadilan Negeri Langsa Welly Irdianto, S.H.; Ketua TP PKK Kota Langsa Ny. Devi Atmana; Sekretaris Daerah Kota Langsa Dra. Suhartini, M.Pd.; serta unsur Forkopimda, Ketua Baitul Mal, MPU, Mahkamah Syariah, rektor, asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, geuchik, dan kepala sekolah. (id75)
Berita Terkait
































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda