Breaking News
Memuat breaking news...

Rayakan HUT ke-81 RI, Pemdes Paluh Sibaji Akan Gelar Lomba Tradisi Dayung Sampan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 11 Agustus 2026 - 8.56 PM WIB
Rayakan HUT ke-81 RI, Pemdes Paluh Sibaji Akan Gelar Lomba Tradisi Dayung Sampan
Kepala Desa Paluh Sibaji, Nasri saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/8/26).(Waspada.id/Idris Lubis)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANTAI LABU (Waspada.id): Pemerintah Desa (Pemdes) Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, kembali akan menggelar lomba tradisional dayung sampan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba dayung sampan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026. Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI, kegiatan ini juga merupakan tradisi yang telah dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Paluh Sibaji.

Kepala Desa Paluh Sibaji, Nasri, mengatakan lomba dayung sampan menjadi salah satu perlombaan utama yang digelar pemerintah desa setiap perayaan HUT RI.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami dari pemerintah desa pada saat perayaan HUT RI mengadakan beberapa perlombaan. Termasuk lomba dayung sampan yang merupakan tradisi dan sudah turun-temurun dilaksanakan setiap perayaan HUT RI,” kata Nasri kepada Waspada.id di ruang kerjanya, Selasa (11/8/26).

Dijelaskannya, para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa trofi, beras, serta uang pembinaan dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah. Sementara itu, peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran alias gratis.

Dikatakan Nasri, dipilihnya lomba dayung sampan sebagai salah satu kegiatan utama bukan semata-mata untuk hiburan. Tapi menjadi sarana untuk mengingat sejarah kehidupan masyarakat pesisir yang sejak dahulu menggantungkan mata pencaharian di laut.

“Alasan kami menjadikan lomba dayung sampan ini sebagai lomba utama adalah untuk mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan. Tentunya orang tua kita dahulu banyak yang menjadi pelaut, mendayung sampan sejak zaman kemerdekaan, hingga sekarang saat mencari nafkah dan menangkap ikan,” paparnya.

Nasri berharap, tradisi lomba dayung sampan di Desa Paluh Sibaji dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari budaya masyarakat, sekaligus mengenang perjuangan dan kehidupan para orang tua terdahulu.(id.28/Idris Lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement