Breaking News
Memuat breaking news...

Realisasi Belanja APBD Sumut Baru 51,82 Persen

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 10.50 AM WIB
Realisasi Belanja APBD Sumut Baru 51,82 Persen
Plh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Frans Novendy Saragih, dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (24/9).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Realisasi belanja APBD Sumatera Utara (Sumut) 2026 baru mencapai 51,82% atau Rp6,64 triliun dari total anggaran Rp12,8 triliun. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mengaku optimistis target realisasi anggaran tercapai melalui percepatan program, terutama pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten/kota.

Plh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Frans Novendy Saragih, mengatakan hal itu dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (24/9).

Berdasarkan data BKAD per 22 September 2026, realisasi pendapatan daerah mencapai 69,80% atau Rp8,9 triliun dari target Rp12,8 triliun. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi 59,15% atau Rp4,1 triliun dari anggaran Rp6,9 triliun.

PAD tersebut terdiri atas pajak daerah Rp3,5 triliun, retribusi daerah Rp165 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp325 miliar, serta lain-lain PAD yang sah Rp101 miliar.

Frans menyebutkan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) masih menjalankan program pembangunan infrastruktur. Pemprov Sumut optimistis pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal yang direncanakan.

BKAD juga mencatat tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,1 triliun yang diprioritaskan untuk rekonstruksi bencana. Alokasi tersebut antara lain untuk pendidikan Rp190 miliar, kesehatan Rp91 miliar, infrastruktur Rp274 miliar, sumber daya air Rp246 miliar, pertanian Rp35 miliar, dan urusan lainnya Rp26 miliar.

Di sisi lain, Pemprov Sumut berupaya mengoptimalkan aset daerah yang belum dimanfaatkan agar dapat menjadi sumber pendapatan baru. Aset tersebut direncanakan dapat dikerjasamakan dengan masyarakat maupun perusahaan.

“BKAD sedang melaksanakan program pemanfaatan aset yang kondisinya idle agar bisa dimanfaatkan masyarakat maupun perusahaan melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Frans. (Humas Diskominfo)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement