Refanda Diganti dari Paskibraka Kota Binjai karena Kondisi Kesehatan, Bukan DiskriminasiRefanda Diganti dari Paskibraka Kota Binjai karena Kondisi Kesehatan, Bukan Diskriminasi

BINJAI (Waspada.id): Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Binjai, Drs. Ruslianto, M.Pd., menegaskan pergantian Refanda dari keanggotaan Paskibraka Kota Binjai murni didasari alasan kesehatan, bukan dugaan diskriminasi atau pelanggaran prosedur yang beredar di media sosial.
Penggantian telah dilakukan sesuai ketentuan, yaitu mengambil peserta peringkat ke-33, mengingat kuota utama hanya hingga peringkat ke-32.
"Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan tim pelatih sekaligus tim medis di lapangan yang menyatakan yang bersangkutan tidak memungkinkan melanjutkan latihan karena masalah kesehatan. Pergantian ini sesuai prosedur dan kesepakatan tim Paskibra, bukan keputusan saya sendiri," ujar Ruslianto di ruang kerjanya, Jumat (7/8).
Penjelasan diperkuat langsung oleh tim medis Paskibra Kota Binjai, dr. Handoko Pramoto. Ia merinci, pada 3 Agustus 2026 Refanda sudah mengalami mual dan muntah, ditangani di tribun. Sehari kemudian, gejala berulang disertai sesak napas, hingga harus dibawa ke RSUD Djoelham Binjai dan dirawat inap selama 4–7 Agustus.
"Setelah mengetahui yang bersangkutan harus diopname tiga hari, tim medis bersama pelatih sepakat Refanda tidak dapat melanjutkan pembinaan," jelas dr. Handoko, Sabtu (8/8).
Ketua Pelatih Paskibra Kota Binjai, Daniel Saragih, membenarkan hal tersebut. Formasi untuk upacara 17 Agustus harus segera disiapkan secara utuh, sehingga melalui diskusi tim diputuskan mencari pengganti sesuai urutan peringkat.
"Kami khawatir jika dipaksakan, kondisinya bisa kambuh lagi. Segala keputusan telah diambil bersama dan mengikuti prosedur yang berlaku," kata Daniel.(id.99)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda