Breaking News
Memuat breaking news...

Refleksi Sejarah, Identitas dan Tanggung Jawab Generasi: 800 Tahun Pasai, Ketua DPRA: Dari Akar Sejarah ke Pohon Masa Depan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 September 2026 - 1.23 PM WIB
Refleksi Sejarah, Identitas dan Tanggung Jawab Generasi: 800 Tahun Pasai, Ketua DPRA: Dari Akar Sejarah ke Pohon Masa Depan
Ketua DPRA, Zulfadli, A.Md, Senin (7/9/2026) malam memberikan kata sambutan pada pembukaan peringatan Milad ke 800 tahun Aceh Utara di Lapangan Landing, Lhoksukon, depan Kantor Bupati Aceh Utara.Waspada.id/Maimun Asnawi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Delapan abad bukan sekadar hitungan waktu. Pasai adalah akar yang menancap dalam jati diri kita, tanah yang melahirkan sejarah, budaya, dan persaudaraan yang tak lekang oleh zaman. Di tanah ini kita belajar bahwa identitas bukan hanya kebanggaan, melainkan juga tanggung jawab.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, A.Md., dalam pidato peringatan 800 tahun Pasai menegaskan: “Jangan hanya bangga menjadi orang Pasai, tapi jadilah orang Pasai yang membanggakan Pasai.” Tepuk tangan hadirin menjadi gema yang menguatkan pesan itu.

Generasi Muda sebagai Pohon Masa Depan

Di hadapan Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, di hadapan Forkopimda Aceh Utara, di hadapan ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, dan seluruh anggotanya,seluruh OPD, di hadapan seluruh tamu undangan lainnya, dan di hadapan seluruh masyarakat yang berhadir menyaksikan kegiatan pembukaan perayaan Milad 800 tahun Aceh Utara, Abang Samalangan melanjutkan.

Hari ini, kita boleh berbangga dengan kejayaan masa lalu, tetapi tugas generasi bukan sekadar mengenang. Sejarah adalah akar, dan generasi muda Pasai adalah pohon yang akan menentukan buahnya.

Karena itu, Ketua DPRA mengajak seluruh keluarga besar Pasai untuk menjaga persaudaraan, merawat adat dan budaya, menghormati sejarah, serta menjadikan semangat Pasai sebagai energi membangun Aceh.

Momentum Persatuan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, A.Md

Masih di atas panggung yang sama, orang nomor satu di tampuk pimpinan DPRA ini menambahkan, kata dia, hadirin yang berbeda profesi, tempat tinggal, bahkan pandangan, menemukan satu jalan pulang ketika nama Pasai disebut. Itulah kekuatan identitas. “Pasai mempunyai sejarah yang panjang, tetapi masa depan Pasai harus lebih panjang daripada sejarahnya,” tegas Ketua DPRA.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan salam dari Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang berhalangan hadir. Gubernur menitipkan harapan agar momentum 800 tahun ini tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi titik tolak memperkuat persatuan, menjaga warisan sejarah dan budaya, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh.

Warisan yang Tak Lekang

“Sejarah Samudera Pasai adalah warisan kita, persaudaraan Pasai adalah kekuatan kita, dan masa depan Pasai adalah tanggung jawab kita bersama.”

Peringatan 800 tahun Pasai bukan sekadar nostalgia kejayaan kerajaan, melainkan panggilan untuk menyalakan api masa depan. Warisan yang harus kita serahkan kepada anak cucu bukan hanya cerita, melainkan semangat persaudaraan, adat, dan kebanggaan menjadi bagian dari Pasai.

Atas nama DPRA, Abang Samalanga menyampaikan selamat milad ke-800 Aceh Utara, dengan doa agar Pasai semakin kuat, solid, bermanfaat, dan menjadi kebanggaan masyarakat. Pesan terakhirnya menggema: “Tajaga adat, tapeukong syariat, Pasai bangkit, Aceh Utara mulia.”

Delapan abad Pasai adalah cermin perjalanan panjang sebuah peradaban. Namun, lebih dari sekadar cermin, ia adalah kompas yang menuntun arah masa depan. Dari akar sejarah yang kokoh, generasi muda Pasai diharapkan tumbuh menjadi pohon rindang yang memberi buah bagi Aceh, dan bayangan teduh bagi Nusantara. WASPADA.id

Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement