Rektor Universitas Islam Aceh, Dr Nazaruddin: Jaga Integritas dan Etika di Tengah Teknologi Buatan


BIREUEN (Waspada.id): Rektor Universitas Islam Aceh (IAI) Dr. Nazaruddin mengingatkan para wisudawan pentingnya menjaga integritas dan etika di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
"Kecerdasan tanpa kejujuran bisa menjadi alat manipulasi, keahlian tanpa etika dapat memicu malapetaka. Di era digital, tantangan utama bukan sekadar mencari informasi, melainkan menjaga kejujuran, menangkal hoaks, manipulasi data, dan plagiarisme," tegas Rektor Nazar di hadapan 227 wisudawan Ke-2 Program Magister (S2) dan Wisuda Ke-38 Program Sarjana (S1) di Kampus UIA, Paya Lipah, Peusangan Bireuen, Selasa (20/10).

Dr. Nazaruddin, juga menyampaikan meski usia kelembagaan UIA belum genap dua tahun sejak bertransformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah yang didirikan Yayasan Al-Muslim Peusangan pada tahun 1985, UIA telah mencatat sejumlah capaian gemilang diantaranya meraih akreditasi unggul untuk Prodi Pendidikan Agama Islam.
Bukan hanya itu saja pencapaian yang didapatkan oleh IAI kebanggan masyarakat Peusangan itu, Ekonomi Syariah juga memperoleh 10 penghargaan Kampus terbaik Aceh tahun 2026 dari Kopertais Wilayah V. Kemudian menyabet GI BEI Award 2026 serta terpilih sebagai salah satu dari 30 PTKIS Binaan Ditjen Pendis Kemenag RI Masuk nominasi Perguruan Tinggi Binaan Ditjen Dikti dengan target menjadi Institusi Unggul pada 2030.

"UIA juga berencana membuka empat program studi baru, yaitu Hukum Tata Negara, PGMI, Bisnis Digital, dan Manajemen Bisnis Internasional nantinya," jelas Rektor Nazaruddin.
Rincian kelulusan, yang diwisuda pada kali ini dari jumlah tersebut, 33 orang merupakan lulusan jenjang pascasarjana (S2) dan 194 orang lulusan jenjang Sarjana (S1). Rincian lulusan S1 terdiri atas pendidikan agama islam, 58 orang 37 laki-laki, 21 perempuan. Manajemen pendidikan Islam 18 orang
Pendidikan bahasa arab 28 orang 12 laki-laki, 16 perempuan.Ekonomi syariah 7 orang 4 laki-laki, 3 perempuan dan Hukum Keluarga Islam, 83 orang 74 laki-laki, termasuk 9 perempuan. 32 wisudawan juga meraih predikat Cumlaude, sedangkan 195 wisudawan lainnya berstatus Sangat Memuaskan.

Penghargaan dan apresiasi dalam momen istimewa ini, UIA juga menyerahkan penghargaan kepada civitas akademika berprestasi. Salah satunya, Aulia Fitri, menerima hadiah ibadah umrah sebagai apresiasi atas keberhasilan meraih akreditasi unggul.
Penghargaan lainnya juga diberikan kepada Ade Warni, Publikasi Jurnal Terakreditasi dan Zia Ulrahmah, Hafidzah 30 Juz serta Reza Afanur, juara lomba melukis HUT ke 27 Bireuen tahun 2026.(id73)
Berita Terkait




































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda