Breaking News
Memuat breaking news...

Respons Cepat Warga Terlantar, DPD LSM LIRA DS Apresiasi Pemkab Deliserdang

Redaksi
Redaksi
Senin, 24 Agustus 2026 - 9.58 PM WIB
Respons Cepat Warga Terlantar, DPD LSM LIRA DS Apresiasi Pemkab Deliserdang
Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Deliserdang saat melakukan pendampingan cek kesehatan terhadap Yoyo, Senin (24/8/26). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada.id): Respons cepat Pemkab Deliserdang dalam menangani seorang warga yang ditemukan terlantar di Dusun II, Desa Siguci, Kecamatan STM Hilir, mendapat apresiasi dari jajaran DPD LSM LIRA Deliserdang.

Hal itu dikemukakan Bupati LIRA Deliserdang, Hendra Wijaya, bersama Wakil Bupati LIRA, Irwansyah, dan Julham Nasution, atas langkah pemerintah daerah yang dinilai cepat dalam merespons kondisi warga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Menurut jajaran DPD LSM LIRA Deliserdang, respons tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus implementasi kebijakan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, yang mengedepankan pelayanan publik secara cepat, tepat, humanis dan terkoordinasi.

“Respons cepat seperti ini patut diapresiasi. Pemerintah tidak hanya hadir dalam pelayanan administratif, tetapi juga harus mampu merespons persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Terlebih ketika menyangkut warga yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan,” ujar Hendra Wijaya, Senin (24/8/26).

Ia menilai, penanganan terhadap warga terlantar membutuhkan perhatian serius dan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan warga yang berada dalam kondisi rentan mendapatkan pelayanan sesuai kondisi dan kebutuhan mereka.

Senada disampaikan Irwansyah yang menilai penanganan terhadap warga yang dikenal dengan nama panggilan Yoyo tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah daerah dapat diterapkan secara langsung ketika ada masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Kita mengapresiasi respons cepat Pemkab Deliserdang. Ini menunjukkan pemerintah hadir dan tidak membiarkan masyarakat yang membutuhkan perhatian berjalan sendiri. Penanganan seperti ini harus dilakukan secara humanis dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan warga,” papar Irwansyah.

Begitu juga Julham Nasution, mengapresiasi koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama unsur terkait dalam menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan Yoyo.

Dikatakannya, penanganan warga terlantar tidak cukup hanya dilakukan dalam jangka pendek, tetapi harus dilanjutkan dengan upaya mengetahui identitas, kondisi, serta keberadaan pihak keluarga atau pihak yang dapat bertanggung jawab terhadap yang bersangkutan.

“Yang kita harapkan bukan hanya penanganan sementara, tapi ada tindak lanjut sampai keberadaan keluarga atau pihak yang bertanggung jawab terhadap yang bersangkutan dapat diketahui. Ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan unsur terkait,” ujar Julham.

Ditemukan di Desa Siguci

Informasi mengenai keberadaan Yoyo mendapat perhatian pemerintah daerah setelah yang bersangkutan ditemukan di wilayah Desa Siguci pada Kamis (20/8/26).

Bahkan, hingga Senin (24/8/26), keberadaan keluarga Yoyo belum diketahui. Sementara itu, Yoyo masih berada di sekitar Masjid Al Muslimin, Dusun II, Desa Siguci, dan mendapatkan perhatian dari Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Muslimin bersama masyarakat sekitar.

Kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti pemerintah daerah melalui perangkat terkait dengan melakukan penanganan dan pendampingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi Yoyo dapat diketahui secara lebih menyeluruh, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan.

Penanganan Atas Instruksi Bupati

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Suparno, melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Eviana Lestari, turut mengambil langkah dalam proses penanganan tersebut.

Eviana mengungkapkan, keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari tindak lanjut atas instruksi Bupati Deliserdang dalam memberikan penanganan terhadap warga yang membutuhkan perhatian.

“Ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Deliserdang agar warga yang ditemukan dalam kondisi Yoyo segera mendapatkan perhatian dan penanganan yang sesuai,” ungkap Eviana.

Dijelaskan Eviana, penanganan dilakukan dengan melibatkan tenaga pendamping yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini dan psikologi. Pendekatan yang digunakan mengedepankan cara persuasif dan humanis agar kondisi Yoyo dapat dipahami secara lebih utuh.(id.28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement