Responsif, Bupati Abdya Wujudkan Penantian Panjang Kebutuhan Jalan Warga Alue PeunawaResponsif, Bupati Abdya Wujudkan Penantian Panjang Kebutuhan Jalan Warga Alue Peunawa

BLANGPIDIE (Waspada.id): Respons cepat Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mulai dirasakan warga Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babah Rot.
Setelah puluhan tahun hanya menjadi harapan dan melewati beberapa periode kepemimpinan Bupati sejak dimekarkan dari Kabupaten induk Aceh Selatan tahun 2002 lalu, tidak pernah realisasi, ruas jalan kabupaten peninggalan era kolonial Belanda tersebut, akhirnya masuk program pembangunan Pemerintah Kabupaten Abdya pada Tahun Anggaran 2026.
Kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi lebih dari seribuan lebih warga, yang selama bertahun-tahun harus berjibaku dengan debu saat musim kemarau dan kubangan lumpur ketika musim hujan.
Jalan sepanjang sekitar 800 meter itu merupakan akses utama dan satu-satunya, menuju pusat Kecamatan Babah Rot dan jalan nasional, yang setiap hari dilalui pelajar, santri menuju Pesantren Nurussalam, petani, pedagang, serta masyarakat yang mengakses berbagai layanan publik.
Selama ini, kondisi jalan yang berlubang, berbatu dan berlumpur, tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta memperbesar biaya transportasi masyarakat.
Tokoh masyarakat Alue Peunawa, Fahmi Jauhari, mengatakan masyarakat telah lama menanti perhatian pemerintah terhadap ruas jalan tersebut. "Jalan ini sudah dibuka sejak zaman Belanda. Sudah beberapa kali berganti bupati, tetapi belum pernah diaspal. Alhamdulillah, pada masa kepemimpinan Bapak Safaruddin dan Bapak Zaman Akli, harapan itu mulai diwujudkan. Kami berharap pembangunan ini berlanjut hingga seluruh ruas selesai," ujarnya.
Kepala Desa Alue Peunawa, Idris Adami, juga mengapresiasi respons Bupati Safaruddin yang menindaklanjuti usulan masyarakat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). "Kami berharap pekerjaan berjalan lancar dan berlanjut hingga seluruh ruas jalan dapat dituntaskan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi ST Kamis (23/7) mengatakan, pembangunan ruas jalan Alue Peunawa, merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli, khususnya dalam mewujudkan misi Meusyeuhu melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan penataan kawasan.
Menurut Rahwadi, pada Tahun Anggaran 2026 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta untuk pembangunan tahap awal sepanjang lebih dari 400 meter. Pekerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan fiskal daerah hingga seluruh ruas dapat dituntaskan.
Ia menegaskan, pembangunan jalan hotmix tidak semata berorientasi pada pekerjaan konstruksi, tetapi merupakan investasi jangka panjang, untuk meningkatkan kemantapan jaringan jalan kabupaten, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, menekan biaya logistik, mempercepat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, sekaligus meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
"Jalan yang baik akan menghadirkan efek berganda bagi pembangunan. Bukan hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah, mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah," ujar Rahwadi.
Pembangunan ruas Alue Peunawa, menjadi bukti bahwa infrastruktur tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik, melainkan instrumen pemerataan pembangunan dan keadilan pelayanan publik. Bagi masyarakat setempat, dimulainya pembangunan jalan ini menjadi penanda berakhirnya penantian panjang, yang telah berlangsung lintas generasi, sebuah warisan persoalan yang akhirnya mulai dituntaskan melalui kebijakan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.(id82)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda