Revitalisasi Rumah Qur'an: Mahasiswa KKN IAIN Langsa Hidupkan Kembali Mushalla Di Kampung MarlempangRevitalisasi Rumah Qur'an: Mahasiswa KKN IAIN Langsa Hidupkan Kembali Mushalla Di Kampung Marlempang

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama dan akademik anak-anak, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 IAIN Langsa,melaksanakan program Revitalisasi Rumah Qur'an melalui aksi gotong royong membersihkan mushalla yang telah lama tidak difungsikan di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026 tersebut menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali fungsi mushalla sebagai pusat pembelajaran Al-Qur'an dan bimbingan belajar bagi anak-anak di Kampung. Program revitalisasi ini berangkat dari hasil pengamatan mahasiswa KKN selama menjalankan pengabdian di Kampung Marlempang.
Para mahasiswa melihat bahwa mushalla yang sebelumnya menjadi salah satu sarana ibadah masyarakat telah cukup lama tidak dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan keagamaan maupun pembelajaran Al-Qur'an. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 18 berinisiatif menghidupkan kembali fungsi mushalla agar dapat menjadi ruang belajar yang nyaman, aktif, dan bermanfaat bagi generasi muda desa.

Proses revitalisasi diawali dengan kegiatan gotong royong membersihkan seluruh bagian mushalla. Seluruh mahasiswa KKN Kelompok 18 bersama masyarakat saling bahu-membahu menyapu dan mengepel lantai, membersihkan debu serta sarang laba-laba, merapikan setiap sudut ruangan, hingga membersihkan halaman dan lingkungan sekitar mushalla. Semangat kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung membuat proses pembersihan dan penataan dapat diselesaikan dalam satu hari sehingga mushalla kembali siap digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.
Setelah proses revitalisasi selesai, mushalla tersebut akan diaktifkan sebagai Rumah Qur'an Kampung Marlempang dengan jadwal kegiatan rutin setiap Senin hingga Sabtu, pukul 15.00–17.00 WIB. Rumah Qur'an ini akan menjadi tempat pembelajaran membaca Al-Qur'an, memperdalam ilmu tajwid, menghafal surah-surah pendek, serta menjadi lokasi penyelenggaraan bimbingan belajar bagi anak-anak sekolah dasar. Melalui program tersebut, mahasiswa berharap anak-anak Kampung Marlempang memperoleh pendampingan belajar yang lebih baik, baik dalam bidang keagamaan maupun pelajaran umum di sekolah.
Ketua KKN Kelompok 18 Kampung Marlempang, Arifin Zaki Faruni, menyampaikan bahwa revitalisasi Rumah Qur'an merupakan salah satu program kerja unggulan yang dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat.
Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak hanya berjalan selama masa KKN, tetapi juga dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sehingga keberadaan Rumah Qur'an tetap menjadi pusat pembinaan keagamaan dan pendidikan bagi anak-anak Desa Marlempang.
Keberhasilan pelaksanaan program ini juga tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota KKN Kelompok 18 Kampung Marlempang. Dua anggota bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Alfacino Daulay dan Dwina Meutia Ramadhani, turut berpartisipasi aktif dalam mendorong, mengoordinasikan, serta menyukseskan revitalisasi Rumah Qur'an. Kolaborasi seluruh anggota menjadi bukti nyata semangat kebersamaan mahasiswa dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sekretaris Kelompok KKN 18 IAIN Langsa, Amanda Lathifah Az-zahra Fauzi mengungkapkan, bahwa revitalisasi Rumah Qur'an merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan pendidikan agama bagi anak-anak di Kampung Marlempang. "Kegiatan gotong royong membersihkan mushalla bukan hanya bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali fungsi mushalla sebagai pusat pembelajaran Al-Qur'an dan bimbingan belajar," ucapnya.
Karena itu, pihaknya berharap Rumah Qur'an ini dapat menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar mengaji, memahami tajwid, sekaligus mendapatkan pendampingan belajar. "Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Marlempang, bahkan setelah masa KKN kami berakhir," ujar Amanda.
Program Revitalisasi Rumah Qur'an mendapat apresiasi dari Datok Pengulu Kampung Marlempang, Arif Pradana, yang menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN dalam menghidupkan kembali mushalla sebagai pusat pembelajaran keagamaan. "Pogram ini menjadi langkah positif dalam membina karakter religius anak-anak sekaligus mengembalikan fungsi mushalla sebagai tempat ibadah yang juga menjadi pusat pendidikan umat," ungkap Datok.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dusun, M. Yusuf, serta Imam Kampung, Misman yang berharap Rumah Qur'an dapat terus aktif dan menjadi wadah pembinaan generasi muda Kampung Marlempang. Keduanya menilai bahwa sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan program tersebut.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi yang terjalin, Mahasiswa KKN Kelompok 18 IAIN Langsa berharap revitalisasi Rumah Qur'an ini menjadi awal bangkitnya kembali kegiatan keagamaan dan pendidikan di Kampung ini.Kehadiran Rumah Qur'an diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mencintai Al-Qur'an, serta memiliki semangat belajar yang tinggi, sehingga manfaat program ini dapat terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.(Id76).































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda