Breaking News
Memuat breaking news...

RSUD dr Djasamen Saragih Miliki Alat Canggih Pemecah Batu Ginjal Tanpa Pembedahan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 21 Mei 2026 - 8.15 PM WIB
RSUD dr Djasamen Saragih Miliki Alat Canggih Pemecah Batu Ginjal Tanpa Pembedahan
Peluncuran layanan ESWL. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi kesehatan masyarakat. Layanan terbaru itu pada bidang urologi dengan menyediakan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).

ESWL adalah metode non-operatif atau tanpa operasi yang digunakan untuk mengatasi penyakit batu ginjal. Tindakan ini digunakan memakai mesin berteknologi tinggi yang dapat memecahkan batu pada saluran kemih dengan mengkonsentrasikan gelombang kejut pada lokasi batu dari luar tubuh.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Djasamen Saragih Fatma Azlamahda Lubis, S.Kep., Ns berharap dengan hadirnya ESWL membawa dampak baik bagi kesehatan masyarakat. Terkhusus, untuk masyarakat Pematangsiantar tidak perlu lagi jauh berobat ke luar kota.

Saat ini, kata dia, manajemen RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar telah berkoordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan. Agar pasien dengan masalah batu ginjal dan sejenisnya dapat menerima layanan ESWL secara gratis dan tanpa dipungut biaya apa pun.

"Sampai saat ini kita sedang menunggu persetujuan dari BPJS agar cover medis dapat ditanggung," ucapnya, Kamis (21/5/2026).

Layanan ESWL itu resmi diluncurkan di halaman RSUD dr Djasamen Saragih Jalan Sutomo, Kamis (30/4/2026). Kehadiran layanan tersebut menjadi bukti nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, berorientasi pada keselamatan pasien, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan spesialistik yang semakin berkembang.

Direktur RSUD dr Djasamen Saragih drg. Irma Suryani, M.K.M menerangkan ESWL merupakan layanan pengobatan batu ginjal tanpa pembedahan. "Kita sama-sama melihat Pematangsiantar semakin berkembang di usianya yang 155 tahun, yakni dengan memberikan layanan kesehatan yang terus semakin berkualitas, dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien," ucapnya.

Penampakan alat canggih ESWL di RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar. (Waspada.id/Diskominfosiantar)

Dia berharap RSUD dr Djasamen Saragih dapat memiliki arti di tengah masyarakat. "Kami terus berbenah bersama tenaga kesehatan untuk mewujudkan layanan berkualitas yang mengutamakan keselamatan pasien. Semoga perjuangan kita semua menuju Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras dapat terwujud," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn dalam keterangan tertulisnya menyampaikan prevalensi batu ginjal di Indonesia mencapai 0,6 persen atau sekitar 1,49 juta jiwa, dengan kecenderungan lebih tinggi pada pria (24,3 persen) daripada wanita (18,7 persen). Sedangkan prevalensi batu kandung kemih menyumbang sekitar 5 persen dari semua kasus batu saluran kemih.

Tingginya angka tersebut menunjukkan beban penyakit batu saluran kemih masih cukup besar dan memerlukan penanganan yang efektif, efisien, serta minim risiko. Dalam hal itu tindakan ESWL menjadi salah satu layanan unggulan karena bersifat non-invasif, memiliki waktu pemulihan yang cepat serta efektif menghancurkan batu ginjal ukuran kecil hingga sedang tanpa memerlukan pembedahan terbuka.

Pemanfaatan ESWL juga dapat meningkatkan mutu pelayanan dengan menurunkan angka rawat inap, mempercepat alur pelayanan pasien, serta mengurangi risiko komplikasi dibandingkan tindakan pembedahan.

"Oleh karena itu Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terus mendorong penguatan layanan unggulan di RSUD dr Djasamen Saragih, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun sistem pelayanan yang terintegrasi," ucapnya.

Wesly berharap dengan adanya layanan ESWL, masyarakat Pematangsiantar tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan serupa, sehingga dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Dia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

"Saya berharap seluruh elemen RSUD dr Djasamen Saragih bersama stakeholder dapat terus bahu-membahu, berkolaborasi, bersinergi untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas layanan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD dr Djasamen Saragih dapat terus meningkat seiring upaya penambahan jumlah, jenis, dan kualitas SDM, alat kesehatan dan sarana pendukung lainnya," tuturnya.

Terhadap kendala dan tantangan yang ada, kata dia, agar dapat dijadikan perekat kebersamaan dan pelecut semangat, untuk bersama-sama bangkit dan berkarya mewujudkan layanan kesehatan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. (Advertorial)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement