Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

RSUD TAS Catat 10 Korban Insiden di Pidie, Satu Meninggal Dunia, Ini Nama-namanya

Redaksi
Redaksi
Rabu, 4 November 2026 - 9.35 PM WIB
RSUD TAS Catat 10 Korban Insiden di Pidie, Satu Meninggal Dunia, Ini Nama-namanya
Warga berkerumun saat insiden kenduri Maulid di Meunasah Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/26).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SIGLI (Waspada.id): Jumlah warga yang tercatat menjadi korban dalam insiden saat pelaksanaan Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Meunasah Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, bertambah menjadi 10 orang.

Data sementara RSUD Tgk Abdullah Syafi'i (RSUD TAS) hingga Rabu (4/11/2026) pukul 21.18 WIB mencatat satu korban meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka-luka.

Direktur RSUD TAS Beureunuen, Mutiara Timur, dr. Kamaruzzaman, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan sementara rumah sakit, 10 korban tersebut terdiri atas sembilan laki-laki dan satu perempuan. Satu korban laki-laki dilaporkan meninggal dunia.

Adapun nama-nama yang tercantum dalam data sementara tersebut adalah:

Abzalul Riza (meninggal dunia).

Darul Kamal.

Basri Hasan.

Munawir Lam.

Musliadi.

Muhammad.

Juanda Cut Rahman.

Mutia.

Martunis.

Abukhari.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan awal pada pukul 17.00 WIB, ketika sekitar empat warga telah dievakuasi ke RSUD TAS.

Sementara itu, berdasarkan informasi warga, insiden terjadi di tengah ketegangan yang berkaitan dengan pengibaran Bendera Bintang Bulan di lokasi pelaksanaan kenduri Maulid. Namun, kronologi dan hubungan persoalan tersebut dengan terjadinya bentrokan belum dapat dipastikan secara independen.

Informasi mengenai korban meninggal dunia yang diduga mengalami luka akibat tembakan juga masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum diperoleh keterangan resmi mengenai penyebab kematian maupun sumber tembakan.

Pascakejadian, sejumlah foto dan video yang memperlihatkan kondisi korban serta suasana di lokasi beredar melalui berbagai platform media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Konfirmasi dari aparat keamanan masih diperlukan untuk memberikan penjelasan berimbang, terutama mengenai rangkaian kejadian, situasi di lokasi, dan penyebab jatuhnya korban.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diharapkan memberikan ruang bagi proses klarifikasi agar fakta peristiwa dapat diketahui secara utuh. (id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement