Breaking News
Memuat breaking news...

Ruas Jalan Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah, Warga Madina Desak Gubsu Segera Tindak Lanjut Janji Perbaikan

Redaksi
Redaksi
Senin, 27 Juli 2026 - 1.07 PM WIB
Ruas Jalan Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah, Warga Madina Desak Gubsu Segera Tindak Lanjut Janji Perbaikan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATANG NATAL (Waspada.id): Kondisi ruas jalan provinsi Jembatan Merah–Muarasoma–Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini memprihatinkan.

Jalan yang berlubang dan retak merata serta drainase yang rusak membuat warga meminta Gubernur Sumatera Utara segera menepati janji perbaikan yang sempat disampaikan pada April lalu.

Berdasarkan pantauan Waspada.id, kerusakan terlihat merata mulai dari Desa Tanobato, Kecamatan Panyabungan Selatan hingga Desa Rao-Rao, Kecamatan Batang Natal. Pengemudi truk Abdullah H. Nasution yang setiap hari melintas Padangsidimpuan–Natal menyatakan kekecewaannya.

"Ini jalan provinsi, yang bertanggung jawab Gubernur Sumut, bukan daerah lain. Kami merasa diperlakukan lupa, padahal kami setiap hari melintas di sini," ucapnya kesal.

Warga Desa Rao-Rao, M. Nasution, menambahkan mutu pengerjaan sebelumnya dinilai kurang diawasi sehingga cepat rusak kembali. Dampaknya, anak sekolah sering terlambat tiba di sekolah karena kendaraan berjalan lambat melewati jalan rusak.

Padahal pada Jumat, 24 April 2026, Bupati Madina H. Saipullah Nasution dalam konferensi pers mengumumkan Pemprov Sumut telah menyiapkan anggaran Rp36,5 miliar untuk perbaikan ruas tersebut, termasuk perbaikan Jembatan Inumon 1 dan 2 serta pemulihan bahu jalan yang tergerus sungai akhir 2025. Pekerjaan semula direncanakan mulai Juni 2026.

Kini memasuki akhir Juli, belum ada tanda-tanda pelaksanaan. "Kami menunggu janji itu ditepati. Jangan sampai janji tinggal janji saja," tegas Nasution.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ada anggaran Rp3 miliar untuk perbaikan jalan Simpang Ulupungkut–Simpang Banyak yang longsor, dengan penanganan menggunakan bronjong dan DAM. Ia pun berharap perbaikan dapat memotong waktu tempuh Panyabungan–Natal yang semula 4–5 jam kembali menjadi 2–3 jam.

Bupati mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Bobby Nasution, namun warga berharap komitmen tersebut segera diwujudkan agar aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat tidak terus terganggu.(Id100)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement