Ruduansyah Angkat, Calon Kepala Kampong Ajak Warga Jaga Suasana Kondusif KampongRuduansyah Angkat, Calon Kepala Kampong Ajak Warga Jaga Suasana Kondusif Kampong

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Ruduansyah Putra Angkat, Calon Kepala Kampong Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam Nomor Urut 2 ajak semua komponen masyarakat setempat menjaga kekondusifan kampong terlebih menghadapi Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) Serentak Kota Subulussalam, 1 September 2026, bulan depan.
Ajakan ini disampaikan mencermati situasi dan kondisi Kampong/Desa Lae Bersih dalam beberapa pekan terakhir, terkait Pilkampong.
Dikatakan, semua pihak, khususnya masyarakat Lae Bersih harus punya komitmen menjaga situasi desa yang aman, damai, terkendali dan dalam koridor demokrasi, kendati pilihan berbeda pada Kontestasi Pilkampong.
"Apapun alasannya, situasi aman, damai dan terkendali desa harus terdepan, soal beda pilihan adalah hak setiap warga," tegas Rudu, yang pada periode 2017-2023 Kepala Kampong Lae Bersih, juga hasil Pilkampong.
Menjawab Waspada.id, alasan ikut kembali Kontestasi Pilkampong di sana, Ruduansyah tegaskan jika lanjutkan pengabdian, tuntaskan pembangunan dan tingkatkan pelayanan untuk masyarakat agar sejahtera dan lebih maju adalah visi yang cukup beralasan.
"Satu periode memimpin Lae Bersih terasa masih banyak yang perlu dibenahi dan dilanjutkan ke depan," tegas Ruduansyah, melalui pesan WA-nya, Selasa (11/7).
Untuk mewujudkan visi itu, disebut pelayanan administrasi cepat dan tepat, sistem penganggaran dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Kampong sesuai prioritas, transparan dan akuntabel.
Lalu, mengembangkan Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) yang lebih inovatif untuk menambah Pendapatan Asli Kampong (PAK), menjaga kekompakan perangkat kampong dengan mengutamakan sistem musyawarah dengan Badan Permusyawaratan Kampong (BPK) agar tercapai pemerintahan yang stabil dan kondusif.
Menyangkut bidang pembangunan, akan dilanjutkan pembangunan jalan menuju lahan pertanian/kebun warga, termasuk peningkatan dan perawatan jalan desa.
Lalu rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jamban/sanitasi mandiri bagi warga kurang mampu, pembangunan/perawatan drainase serta tempat pembuangan air limbah masih harus dilanjutkan.
"Bidang ekonomi, dikembangkan BUMK agar lebih inovatif demi menambah lapangan kerja, terlebih ketahanan pangan," kata Rudu, sebut kerja sama KDMP dan BUMK perlu dibangun dalam rangka memperlancar usaha dan distribusi hasil produksi unggulan warga.
Selain itu, dilakukan pengelolaan pariwisata untuk menambah Pendapatan Asli Kampong (PAK) dan lapangan kerja bagi warga.
Sementara di bidang keagamaan, didorong beroperasi TPA di setiap dusun dan peningkatan fasilitas belajar mengajar, memperingati dan memeriahkan hari-hari besar Islam melalui berbagai lomba/FASI antar TPA, peningkatan sarana/prasarana masjid/mushalla hingga pelatihan Fardu Kifayah dan kelompok perwiridan.
Khusus bidang pemberdayaan, meningkatkan keterampilan warga melalui pelatihan-pelatihan kerja sesuai potensi desa, termasuk pariwisata dan memberi bantuan kepada petani/perkebun untuk meningkatkan hasil.
Sementara bidang kesehatan, meningkatkan kapasitas para Kader Posyandu untuk mengidentifikasi penyebab gejala stunting, peningkatan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil, balita dan lansia, meningkatkan sarana prasarana Posyandu dan Pusat Kesehatan Desa serta menambah fasilitas tong sampah setiap dusun.
Khusus di bidang pendidikan, membantu fasilitas sarana dan prasarana Pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-Kanak (PAUD/TK) dan menambah honorarium guru sesuai jumlah siswa.
Pastikan situasi kondusif desa menjadi tanggung jawab semua warga, Rudu mengajak warga tetap kompak, tidak terprovokasi apalagi 'memprovokasi' pemicu riak-riak perpecahan.
"Kita harus hargai semua pihak, Kontestasi Pilkampong jangan sampai menjadi pemecah," tegas Rudu yang Pilkampong ini rival dengan Sudomo Cibro, Calon Nomor Urut 1. (id130)





















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda