Rumah dan Dapur SPPG di Hilizoi Gido Terbakar


NIAS (Waspada.id): Rumah warga dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terletak di Dusun II, Desa Hilizoi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, dilaporkan terbakar pada Rabu (4/11) pagi. Peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Adapun ketiga bangunan yang terbakar yakni rumah milik HW, 45, sembilan pintu kamar kontrakan, dan tiga pintu rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai dapur SPPG milik Yayasan Dahan Ranting Berbuah.
Kapolsek Gido, Ipda Gunawan Lase, melalui Kasi Humas Polres Nias, Aipda Aris K. Gulo, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Personel Polsek Gido yang mendapat laporan dari warga langsung bergerak mendatangi lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan di Dusun II, Desa Hilizoi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Rabu (4/11) pagi.

Disebutkan, berdasarkan keterangan awal dari para saksi, api diduga pertama kali muncul dari bagian plafon rumah korban HW, tepatnya di sekitar ruang tengah yang berdekatan dengan dapur. Saat kejadian, pemilik rumah sedang membantu memandikan suaminya yang mengalami sakit stroke.
Mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran, korban kemudian keluar dari kamar dan melihat kobaran api telah muncul di bagian atas plafon rumahnya. Korban pun berteriak meminta pertolongan.
Melihat api dan asap tebal dari rumah korban, sejumlah karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Dahan Ranting Berbuah yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dan ember seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada berdekatan.
Akibat kejadian tersebut, api menghanguskan sebagian bangunan rumah milik korban, sembilan kamar kos-kosan atau kontrakan, serta tiga pintu ruko yang digunakan sebagai tempat operasional dapur SPPG Yayasan Dahan Ranting Berbuah.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nias kemudian tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Sebagian ruang tamu rumah korban dan ruang depan bangunan SPPG masih tersisa, sedangkan seluruh kamar kos-kosan dilaporkan ludes terbakar.
Aris Gulo menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Di lokasi kejadian, personel Polsek Gido melaksanakan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya membantu proses pemadaman, melakukan pengaturan arus lalu lintas, melaksanakan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Gido, Ipda Gunawan Zato Lase, menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal guna mengetahui sumber dan penyebab munculnya api.
Polres Nias mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memeriksa instalasi listrik, memastikan peralatan elektronik digunakan sesuai standar keamanan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa mematikannya. (Id59).
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda