Breaking News
Memuat breaking news...

Rumah Dinas Penjaga SDN 4 Kute Panang Dibobol Maling, Laptop Raib

Redaksi
Redaksi
Kamis, 27 Agustus 2026 - 9.54 AM WIB
Rumah Dinas Penjaga SDN 4 Kute Panang Dibobol Maling, Laptop Raib
Rumah dinas penjaga SDN 4 Kute Panang. (Waspada.id/Sumarsono)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAKENGON (Waspada.id): Rumah dinas penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, kembali dibobol maling.

Dalam aksi pencurian yang terjadi Sabtu (22/8/2026) malam, pelaku membawa kabur satu unit laptop milik pribadi penjaga sekolah senilai sekitar Rp4,5 juta.

Fikri, penjaga sekolah, mengungkapkan kejadian tersebut kepada Waspada, Kamis (27/8/2026). Menurutnya, pelaku masuk melalui pintu belakang rumah dengan cara mencongkel pintu menggunakan linggis.

“Pelaku masuk lewat pintu belakang menggunakan linggis untuk mencongkel pintu. Ini sudah dua kali terjadi. Yang pertama sekitar sebulan yang lalu,” ujar Fikri.

Pada aksi sebelumnya, pelaku membawa kabur uang tunai sekitar Rp1 juta. Sementara dalam kejadian terakhir, sebuah laptop merek Asus milik pribadi Fikri dengan nilai sekitar Rp4,5 juta turut hilang.

Saat kejadian berlangsung, Fikri mengaku sedang berada di rumah saudaranya di Kampung Lukup Sabun Tengah untuk mengikuti kegiatan rapat keluarga.

“Saat itu saya berada di rumah saudara pada malamnya karena ada kegiatan rapat saudara di Kampung Lukup Sabun Tengah. Setelah pulang, saya melihat pintu rumah sudah dibongkar,” katanya.

Ia berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menyimpan barang-barang berharga, agar tidak menjadi sasaran pencurian.

Sementara itu, Kepala SDN 4 Kute Panang, Arwansyah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan rumah yang dibobol merupakan rumah dinas penjaga sekolah, sementara barang yang hilang merupakan milik pribadi penjaga.

“Iya benar, kejadiannya sudah beberapa hari lalu. Itu memang rumah dinas penjaga sekolah. Yang hilang merupakan barang milik pribadi. Bulan lalu uang sekitar Rp1 juta, kemudian kejadian ini terulang lagi,” ujar Arwansyah.

Menurutnya, kejadian tersebut cukup meresahkan karena jika tidak segera diantisipasi, dikhawatirkan pencurian kembali terjadi dan menimbulkan kerugian lebih besar.

“Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kasihan penjaga sekolah, beliau juga bertugas menjaga keamanan sekolah,” katanya.

Ia juga mengharapkan perhatian masyarakat dan pihak terkait agar keamanan di sekitar lingkungan sekolah dapat lebih ditingkatkan.(id86)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement