Breaking News
Memuat breaking news...

RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi

Redaksi
Redaksi
Jumat, 4 September 2026 - 10.27 PM WIB
RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menetapkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara BTN, Jakarta, Jumat (4/9).

Perubahan tersebut menjadi bagian dari regenerasi dan peremajaan pengelolaan Perseroan untuk melanjutkan transformasi BTN dan memperkuat strategi Beyond Mortgage.

RUPSLB yang dipimpin Komisaris Utama BTN Suryo Utomo memutuskan perubahan lima dari 12 anggota Direksi Perseroan. Sementara itu, susunan Dewan Komisaris BTN tidak mengalami perubahan.

DIREKSI

Memberhentikan dengan hormat:

1. Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra

2. Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo

3. Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar

4. Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo

5. Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen

Mengangkat:

1. Direktur Finance & Strategy: Adityo Kusumo

2. Direktur Human Capital & Compliance: Wiwik Wahyuni

3. Direktur Risk Management: Johanes Barus

4. Direktur Consumer Banking: Evita Barliana

5. Direktur Information Technology: Gatot Prasetyo

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, perubahan lima anggota Direksi tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi dan peremajaan pengelolaan BTN. Perseroan menyambut jajaran Direksi baru yang mendapatkan amanah untuk bersama-sama membawa BTN memasuki fase transformasi berikutnya.

“Saya menangkap perubahan ini sebagai bagian dari upaya regenerasi dan peremajaan pengelolaan di Bank Tabungan Negara. Kami berterima kasih kepada pemegang saham dan menyambut Direksi baru yang akan bergabung dengan BTN. Harapannya, BTN ke depan bisa jauh lebih baik lagi,” ujar Nixon dalam keterangannya.

Menurut Nixon, kehadiran para profesional baru dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam akan memperkuat kapasitas manajemen BTN dalam menjalankan agenda transformasi. Regenerasi tersebut juga dinilai sejalan dengan arah BTN untuk memperluas bisnis melalui strategi Beyond Mortgage.

“Banyak generasi muda yang menggantikan dan menurut saya sudah pas dengan visi BTN ke depan, yaitu Beyond Mortgage. Kalau melihat pengalaman mereka yang cukup luas, mudah-mudahan ini bisa membantu mempercepat Transformasi BTN Jilid II dan mempercepat capaian Beyond Mortgage, sehingga BTN menjadi bank yang sangat kuat dalam consumer banking,” kata Nixon.

Direksi baru yang diangkat melalui RUPSLB merupakan profesional dengan pengalaman di berbagai sektor. Adityo Kusumo sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi PT Mineral Industri Indonesia, sedangkan Wiwik Wahyuni sebelumnya menjabat Senior Director Human Capital PT Danantara Asset Management. Johanes Barus sebelumnya menjabat Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik.

Sementara itu, Evita Barliana sebelumnya menjabat Head of Non Branch Channel Sharia PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia dan Gatot Prasetyo sebelumnya menjabat SVP IT Application Support Group Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Strategi Beyond Mortgage menjadi bagian dari kelanjutan transformasi BTN dengan tetap menjadikan bisnis perumahan sebagai kompetensi utama Perseroan. Melalui strategi tersebut, BTN memperluas hubungan dengan nasabah ke berbagai kebutuhan finansial sekaligus membangun sumber pertumbuhan baru untuk memperkuat posisi BTN di bisnis consumer banking.

Perubahan susunan Direksi berlangsung di tengah kinerja BTN yang tetap solid. Hingga Juni 2026, aset BTN mencapai Rp545,16 triliun atau tumbuh 12,41% secara tahunan. Kredit dan pembiayaan meningkat 11,17% menjadi Rp418,11 triliun, sedangkan dana pihak ketiga mencapai Rp433,00 triliun atau tumbuh 6,55%.

Pada periode yang sama, laba bersih BTN tumbuh 40,78% secara tahunan menjadi Rp2,41 triliun. Capaian tersebut menjadi fondasi bagi jajaran pengurus untuk melanjutkan transformasi sekaligus memperkuat kontribusi BTN terhadap perekonomian nasional, khususnya di sektor perumahan.

“Kami berharap BTN ke depan jauh lebih baik dibandingkan dengan yang sudah dicapai sampai hari ini. Itu ekspektasi kami. Sekali lagi, kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa kepada BTN,” ujar Nixon.

Adapun, susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN setelah RUPSLB adalah sebagai berikut:

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama: Suryo Utomo

Wakil Komisaris Utama: Endra Gunawan

Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh

Komisaris Independen: Ida Nuryanti

Komisaris: Fahri Hamzah

Komisaris: Didyk Choiroel

DIREKSI

Direktur Utama: Nixon L.P. Napitupulu

Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo

Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa

Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti

Direktur Consumer Banking: Evita Barliana

Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan

Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho

Direktur Commercial Banking: Hermita

Direktur Finance & Strategy: Adityo Kusumo

Direktur Information Technology: Gatot Prasetyo

Direktur Risk Management: Johanes Barus

Direktur Human Capital & Compliance: Wiwik Wahyuni

(Id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement