Sambut HUT Ke-81 TNI, Polkes Kodim Labuhanbatu Edukasi Warga Lewat Sosialisasi BHD

AEKKANOPAN (Waspada.id): Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 tahun 2026 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Polkes 01.09.03 Kodim 0209/Labuhanbatu menggelar kegiatan Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan memberi edukasi penanganan gawat darurat medis pada warga di Aula Kipan C Yonif 126/KC, Rantauprapat, Sabtu (19/09).
Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti video konferensi (vidcon) bersama Kapuskesad Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi, Sp.O.G, Subsp. Onk, M.A.R.S, CGCAE, dilanjutkan sesi pemaparan materi BHD oleh narasumber perwakilan PMI Labuhanbatu, Rahman.
Sosialisasi BHD ini dipimpin langsung oleh tim medis Polkes Kodim Labuhanbatu, Pelda M.S Pohan, dr. Ayu Soraya Lubis, dan dr. Adi Chandra Saputra), serta dihadiri Dantonkes Yonif TP 956/SBA, Letda Ckm Dony Manullang dan personel Yonif TP 955/SBA serta perwakilan Ormas, siswa SMA, Satpam, dan elemen masyarakat.
Menyikapi pelaksanaan kegiatan ini, Komandan Kodim Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos, M.I.P, menegaskan pentingnya pembekalan literasi medis bagi masyarakat luas.

Dandim Labuhanbatu itu menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI ini menjadi momentum untuk membekali masyarakat dengan kemampuan BHD.
"Kodim 0209/LB ingin memastikan bahwa prajurit dan elemen masyarakat memiliki kesiapsiagaan diri dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Sinergi pengetahuan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI untuk menciptakan masyarakat Labuhanbatu yang tanggap, sehat, dan saling peduli demi kemanunggalan TNI dengan rakyat," tegas Dandim.
Tujuan kegiatan BHD ini juga sebagai langkah kolaboratif antara unit kesehatan TNI, PMI, organisasi masyarakat, dan dunia pendidikan ini mempertegas komitmen Kodim 0209/LB dalam membangun ketahanan masyarakat yang tanggap dan berdaya dalam menghadapi situasi darurat kesehatan.
Pelatihan tanggap darurat ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada prajurit, pelajar, dan masyarakat umum agar memiliki kesiapsiagaan serta keahlian dasar dalam menangani kondisi henti jantung henti nafas atau kegawatdaruratan medis di lingkungan sekitar sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Peserta kegiatan terlihat antusias dan interaktif, terlebih disaat peserta kegiatan diberi kesempatan mendemonstrasikan secara langsung teknik penyelamatan pertama BHD. Acara diakhiri dengan sesi diskusi tanya jawab, penyampaian apresiasi dari para peserta pelatihan. (id31)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda