Breaking News
Memuat breaking news...

Sambut Wamenhan di Silangit, Wabup Paparkan Progres Pemulihan Bencana Taput

Redaksi
Redaksi
Minggu, 18 Oktober 2026 - 6.56 PM WIB
Sambut Wamenhan di Silangit, Wabup Paparkan Progres Pemulihan Bencana Taput
Wabup Tapanuli Utara Deni Lumbantoruan menyambut Wamenhan RI Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon di Bandara Silangit, Minggu (18/10). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDARA SILANGIT (Waspada.id): Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Deni Lumbantoruan, memaparkan progres penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu pada 25 November 2025 kepada Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, di Bandara Silangit, Minggu (18/10).

Dalam penyambutan tersebut, Wabup Taput bersama jajaran menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI.

“Pertama, kami mengucapkan selamat atas pelantikan Bapak menjadi Wakil Menteri Pertahanan. Kami sangat bangga,” ujar Deni.

Pada kesempatan itu, Deni melaporkan dampak bencana yang melanda 11 kecamatan di Taput. Kecamatan Parmonangan dan Adiankoting menjadi dua wilayah yang mengalami dampak paling parah.

Sambut Wamenhan di Silangit, Wabup Paparkan Progres Pemulihan Bencana Taput

Bencana tersebut mengakibatkan 36 orang meninggal dunia dan sekitar 14.000 warga terdampak. Selain itu, sebanyak 640 rumah mengalami kerusakan, 84 titik ruas jalan terputus, 59 jembatan rusak, serta 120 jaringan irigasi mengalami kerusakan.

“Estimasi kerugian materiel akibat bencana tersebut mencapai Rp3,78 triliun,” ungkapnya.

Terkait penanganan pascabencana, Deni menyebutkan pemerintah pusat telah mengalokasikan dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp74,35 miliar untuk mendukung penanganan bencana di Taput.

Hingga saat ini, realisasi keuangan dana tersebut dilaporkan mencapai 45 persen. Meski demikian, menurut Deni, pelaksanaan kegiatan di lapangan telah berjalan.

“Tahun 2026 kita mendapat dana TKD sebesar Rp74 miliar. Realisasi keuangan sebesar 45 persen, tetapi secara fisik semua sudah berjalan,” katanya.

Pemkab Taput juga telah menyusun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) periode 2026–2028 dan menyampaikannya kepada pemerintah pusat sebagai acuan pemulihan wilayah terdampak.

“Kita sudah menyusun R3P 2026–2028 sebagai rencana rekonstruksi, termasuk seluruh kebutuhan anggaran yang diajukan ke BNPB. Saat ini kita sedang menunggu arahan,” ujarnya.

Deni berharap dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berlanjut agar proses pemulihan pascabencana di Taput dapat berjalan optimal.

“Dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi, kita di Taput bisa berangsur pulih,” tambahnya.

Sementara itu, Wamenhan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon menilai Taput sebagai salah satu daerah yang relatif cepat dalam melakukan pemulihan pascabencana.

Sambut Wamenhan di Silangit, Wabup Paparkan Progres Pemulihan Bencana Taput

Meski demikian, ia meminta Pemkab Taput mempercepat penanganan bencana, terutama dalam pemanfaatan dana TKD yang telah dialokasikan pemerintah pusat.

“Kita fokus pada penanganan, khususnya pemanfaatan dana TKD. Kita mendapat laporan realisasinya sudah terserap 45 persen,” katanya.

Richard juga mengingatkan agar penggunaan dana TKD dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga pemanfaatannya tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini kembali kita sampaikan, pemanfaatan TKD harus sesuai ketentuan perundang-undangan sehingga semuanya berjalan sesuai harapan,” tandasnya. (id31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement