Samosir Buka Jalan Baru Sepanjang 32 Km


SAMOSIR (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) membuka jalan baru yang menghubungkan Desa Dos Roha, Kecamatan Simanindo, hingga Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan.
Jalan sepanjang 32 kilometer tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas PU Kabupaten Samosir, Rudimantho Limbong, mengatakan pembukaan jalan baru itu telah dimulai sejak Agustus 2026 dan hingga kini masih berlangsung. Dari total panjang yang direncanakan, pembukaan jalan telah mencapai sekitar 2,2 kilometer.
"Hari ini pekerjaan masih berlangsung. Pembukaan jalan sudah sampai 2,2 kilometer dan mempertemukan jalur Dos Roha dengan Parbaba Dolok," ujar Rudimantho saat meninjau lokasi pekerjaan, Selasa (27/10).

Dia menjelaskan, pembukaan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan wilayah, sehingga pertumbuhan permukiman dan kegiatan usaha tidak hanya terpusat di Pangururan, tetapi juga berkembang di kawasan lainnya.
Menurutnya, jalan baru itu dirancang untuk memperkuat konektivitas antardesa dan antarkecamatan, sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang lintasan jalan.
"Tujuan utama pembukaan jalan baru ini untuk pengembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi. Pusat pertumbuhan tidak hanya di Pangururan, tetapi juga di kawasan lain, termasuk Dolok," katanya.
Rudimantho menyebutkan, jalur sepanjang 32 kilometer tersebut melintasi sejumlah desa, yakni Dos Roha, Parbaba Dolok, Parhorasan, Lumban Suhi-suhi Dolok, Sitolu Huta, Panampangan, Pardugul, Perlondut, Sait Nihuta, Hutatinggi, Sabungan Nihuta, dan Paraduan, sebelum berakhir di Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan.
Dalam pelaksanaannya, pembukaan jalan dilakukan secara swakelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Alat Berat Dinas PU Kabupaten Samosir.
Rudimantho mengatakan, pemerintah daerah menargetkan pembukaan jalan sekitar 4 hingga 5 kilometer per tahun. Dengan demikian, penyelesaian seluruh jalur sepanjang 32 kilometer tersebut dilakukan secara bertahap sesuai target pekerjaan yang ditetapkan.
Pembukaan jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses antardesa, serta membuka peluang pengembangan permukiman dan usaha baru di wilayah yang dilalui. (id103)
Berita Terkait





































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda