Breaking News
Memuat breaking news...

Satgas TMMD ke-130 Kebut Plester Dinding RTLH Milik Yahya Dahani

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Oktober 2026 - 5.55 PM WIB
Satgas TMMD ke-130 Kebut Plester Dinding RTLH Milik Yahya Dahani
Pengerjaan RTLH milik Yahya Dahani dikebut Satgas TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara. Waspada/Seh Muhammad Amin.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KUTACANE (Waspada.id): Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) mempercepat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Yahya Dahani di Desa Lawe Sagu Hulu, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. Pada Jumat (16/10/2026), pengerjaan memasuki tahap plester dinding dengan melibatkan personel TNI bersama warga setempat.

Prajurit TNI dan warga tampak kompak menyelesaikan setiap detail pekerjaan. Plesteran dinding dilakukan untuk memperkuat sekaligus merapikan struktur bangunan.

Semangat gotong royong terasa di lokasi pengerjaan. Dengan ketelitian dan tanggung jawab, personel Satgas memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar agar rumah kokoh dan nyaman dihuni.

Pembangunan RTLH tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara. Program ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman.

Bagi Yahya Dahani dan keluarga, pembangunan rumah tersebut menjadi harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan. Melalui program TMMD, kemanunggalan TNI dan rakyat diwujudkan melalui kerja bersama yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Dengan pengerjaan yang terus dipercepat, pembangunan RTLH milik Yahya Dahani diharapkan segera rampung dan dapat ditempati. (id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement