Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Satlantas Polrestabes Medan Gagalkan Aksi Balap Liar di Jl. Sudirman

Redaksi
Redaksi
Minggu, 8 November 2026 - 4.16 PM WIB
Satlantas Polrestabes Medan Gagalkan Aksi Balap Liar di Jl. Sudirman
Petugas Lantas mengamankan sejumlah sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi dokumen kepemilikan.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Aksi balap liar di Jl. Sudirman Medan, Sabtu (07/11/2026) digagalkan oleh sejumlah personel Satlantas Polrestabes Medan.

Petugas Satlantas Polrestabes Medan juga mengamankan 24 unit sepedamotor berbagai jenis yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan dan knalpot brong.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo mengatakan, kegiatan hunting itu dilakukan pihaknya setiap malam. Saat itu pihaknya mendapat informasi terkait adanya aktivitas diduga aksi balap liar. Pihaknya kemudian menuju lokasi dan membubarkannya.

"Kita tegaskan lagi, kegiatan hunting ini setiap malam kita lakukan. Jadi jangan coba-coba melakukan aktivitas balap liar. Pasti akan kami tindak," ucapnya, Minggu (08/11/2027).

Dalam penindakan itu, sebanyak 24 unit sepeda motor diamankan pihaknya. Pasalnya, kendaraan tersebut tidak dilengkapi surat-surat dan menggunakan knalpot brong.

"Rata-rata menggunakan knalpot brong kita tindak. Ini yang membuat pengguna jalan resah mendengar suara bising yang ditimbulkan," tuturnya.

Masih kata Widodo, pihaknya mengimbau para pengendara untuk tidak melakukan aktivitas balap liar. Pihaknya pun akan meminta pemilik kendaraan untuk melengkapi seluruh suku cadang standar ketika hendak mengambil kembali kendaraannya.

"Kalau mau diambil harus diganti semua dengan yang standar. Lalu knalpot brongnya akan kita sita," ujarnya.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement