Satu Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan Meninggal, 3 Masih HilangSatu Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan Meninggal, 3 Masih Hilang

KOTA JANTHO (Waspada.id): Salah satu dari empat korban kecelakaan laut di lokasi wisata pantai Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, ditemukan meninggal dunia Sabtu (01/08/2026), sekira pukul 13.45 WIB.
Korban yang ditemukan itu bernama M. Abral, 15, pelajar, warga Perumnas Ujong Batee, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR tidak jauh dari lokasi kejadian.
Sementara tiga korban lainnya yang terseret arus laut pantai Ujong Batee, yakni Muhiddin, 15, pekerjaan pelajar, Salamuddin, 15, pekerjaan pelajar dan Khalil Akbar, 15, pekerjaan pelajar yang semuanya beralamat Perumnas Ujong Batee, masih belum ditemukan.
Operator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar melaporkan informasi warga tenggelam di pantai wisata Ujong Batee, diterima pihaknya pada Jumat (31/07/2026) pukul 19.00 WIB.
Peristiwa bermula ketika delapan remaja berenang di kawasan pantai tersebut. Salah seorang remaja diduga lebih dahulu terseret arus deras. Melihat kejadian itu, empat rekannya berusaha memberikan pertolongan.

Namun, kuatnya arus laut menyebabkan tiga remaja lainnya ikut terseret bersama korban pertama. Sementara satu orang berhasil menyelamatkan diri dan kembali ke bibir pantai.
Usaha pencarian hari ke dua yang dilakukan sejak pagi, sekira pukul 13.45.WIB salah satu korban berhasil ditemukan oleh tim SAR yang mana lokasi penemuan korban tersebut tidak jauh dari lokasi awal mareka tenggelam dan dinyatakan hilang terseret oleh arus laut.
Selanjutnya korban langsung di evakuasi dan dibawa kerumah duka di Perumnas Ujong Batee.
Sementara usaha pencarian masih terus dilakukan terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Sejumlah unsur terlibat dalam pencarian korban tenggelam tersebut, yakni petugas Damkar BPBD Aceh Besar, Basarnas Banda Aceh, Sat Brimob Ujong Batee, Ditpolairud, Polsek Mesjid Raya, Koramil Mesjid Raya, relawan dan Ambulan RAPI, ERPA Aceh, masyarakat dan keluarga korban. (id67)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda