Breaking News
Memuat breaking news...

Sebelum 2027, Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung

Redaksi
Redaksi
Rabu, 30 September 2026 - 6.50 AM WIB
Sebelum 2027, Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan proses konsolidasi KAI dan INKA masih berlangsung.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Rencana konsolidasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA ditargetkan rampung sebelum memasuki 2027. Setelah proses integrasi selesai, INKA akan berada di bawah KAI sebagai bagian dari penataan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan sektor usaha.

Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan proses konsolidasi KAI dan INKA masih berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Dony seperti dikutip dari Antara, Rabu (30/9/2026).

"Harusnya sebelum Januari malah harusnya ya. Tapi saya cek, makanya saya cek. Kan dalam proses konsolidasi per sektor kita kan," kata Dony di Jakarta, Selasa.

Dony mengatakan, penyelesaian konsolidasi diharapkan dapat dilakukan sebelum Januari 2027. Namun, ia masih akan memastikan kembali jadwal tersebut sesuai dengan perkembangan proses yang tengah berjalan.

Menurut Dony, setelah seluruh tahapan konsolidasi selesai, INKA akan berada di bawah KAI.

"Iya (PT INKA nanti di bawah KAI)," ujar Dony.

KAI Targetkan Integrasi Mulai 1 Januari 2027

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengungkapkan konsolidasi dan integrasi INKA ditargetkan efektif mulai 1 Januari 2027.

Target tersebut ditetapkan setelah KAI menyelesaikan proses uji tuntas atau due diligence terhadap INKA.

"Rencana konsolidasi integrasinya itu pada 1 Januari," tutur Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Bobby menjelaskan proses inbreng INKA telah dilakukan pada September 2026 menggunakan skema inbreng bersyarat. Sementara itu, konsolidasi dan integrasi perusahaan ditargetkan berjalan mulai awal 2027.

"Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari," kata dua.

Menurut Bobby, KAI juga telah menyelesaikan uji tuntas terhadap berbagai aspek yang terdapat di INKA sebagai bagian dari persiapan integrasi kedua perusahaan.

"Kami sekarang ini sudah melakukan due diligence terhadap semua aspek yang ada di INKA," ujar dia.

Peran INKA Bakal Diperluas

Setelah integrasi, peran INKA tidak hanya berkaitan dengan manufaktur sarana perkeretaapian. Kegiatan perawatan sarana milik KAI, termasuk Balai Yasa, juga akan diintegrasikan dengan INKA.

Dengan skema tersebut, kegiatan INKA akan mencakup tiga fungsi utama, yakni manufaktur, perawatan, dan rekayasa sarana perkeretaapian.

Konsolidasi KAI dan INKA menjadi bagian dari penataan BUMN berdasarkan sektor usaha yang dilakukan Danantara. Integrasi ini diharapkan menyatukan fungsi manufaktur dan pemeliharaan sarana perkeretaapian dalam satu ekosistem usaha. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement