Breaking News
Memuat breaking news...

Sekda Aceh Besar Matangkan Persiapan Bersama Panitia MTQ Ke-35

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 10.34 PM WIB
Sekda Aceh Besar Matangkan Persiapan Bersama Panitia MTQ Ke-35
Sekdakab Bahrul Jamil, menyampaikan arahan saat rapat umum persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar di Aula Kantor Camat Kuta Baro, Kamis (15/10/2026). (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KOTA JANTHO (Waspada.id): Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar mulai dimatangkan. Berbagai aspek, mulai dari kesiapan lokasi, kelancaran lalu lintas hingga keamanan kegiatan, menjadi perhatian panitia agar pelaksanaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada 24–31 Oktober 2026 berjalan lancar dan meriah.

Hal tersebut dibahas dalam rapat umum panitia yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si., di Aula Kantor Camat Kuta Baro, Kamis (15/10/2026). MTQ tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Gampong (desa) Seupeu, Kemukiman Bueng Cala, Kecamatan Kuta Baro.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten I Sekdakab Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP; Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Besar, Rusdi; Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar, Tgk. H. Nasruddin M.; Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi; serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan unsur Forkopimcam Kuta Baro.

Sekda Aceh Besar Matangkan Persiapan Bersama Panitia MTQ Ke-35

Sekdakab Aceh Besar, Bahrul Jamil, mengatakan rapat tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan sesuai rencana, mulai dari pembukaan, pelaksanaan perlombaan hingga penutupan. Panitia juga membahas pengaturan lalu lintas, keamanan, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.

“Persiapan harus dilakukan secara matang sehingga seluruh rangkaian MTQ dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar. Karena itu, setiap pihak perlu memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai harapan,” ujar Bahrul Jamil.

Ia juga mengajak seluruh OPD, aparatur sipil negara (ASN), kepala sekolah, keuchik, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MTQ ke-35 tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengharapkan dukungan semua pihak, baik pemerintah, sekolah, aparatur gampong maupun masyarakat. Mari kita jadikan MTQ ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus menyemarakkan syiar Islam di Aceh Besar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, mengatakan pihaknya bersama panitia akan menggelar gotong royong pada H-2 pelaksanaan MTQ dengan melibatkan seluruh instansi pemerintah di lingkungan Pemkab Aceh Besar. Kegiatan tersebut bertujuan membersihkan dan menata kawasan lokasi acara agar siap menyambut para peserta dan pengunjung.

“Menjelang pelaksanaan MTQ, kita akan melaksanakan gotong royong bersama seluruh instansi pemerintah. Kita ingin lokasi kegiatan bersih, rapi, dan nyaman sehingga peserta maupun masyarakat yang hadir dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik,” ujar Rusdi.

Di sisi lain, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, S.E., M.M., menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan maksimal untuk menyukseskan MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar. Koordinasi dengan panitia, unsur pemerintahan gampong, dan masyarakat setempat terus dilakukan guna mendukung kesiapan pelaksanaan kegiatan.

“Kami siap memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah. Dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat Kuta Baro sangat kami harapkan agar MTQ ini berlangsung sukses, aman, dan meriah, serta memberikan kesan baik bagi seluruh peserta dan pengunjung,” kata Zahrul.

Melalui persiapan dan kerja sama lintas sektor tersebut, MTQ ke-35 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, mempererat persaudaraan, dan menghidupkan syiar Islam di Kabupaten Aceh Besar. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement