Sekda P.Sidimpuan: Anak Butuh Orang Tua yang Dicintai, Bukan Ditakuti


P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Membangun masa depan anak tidak cukup hanya dengan mengejar prestasi akademik dan memenuhi kebutuhan materi. Lebih dari itu, anak membutuhkan kasih sayang, keteladanan, serta kehadiran orang tua yang mampu menjadi tempat aman untuk bercerita, belajar, dan bertumbuh.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, saat menghadiri Seminar Parenting SDIT Nurul 'Ilmi P.Sidimpuan di Aula IPTS P.Sidimpuan, Sabtu (31/10/2026).
Sekda yang hadir bersama istrinya, Ny. Hj. Minta Rahmat Marzuki Nasution, menegaskan bahwa kegiatan parenting sangat penting dan relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Sebab, pendidikan anak bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan masyarakat.
“Perlu kita pahami bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak. Karena itu, peran orang tua sangat menentukan dalam membentuk karakter dan kepribadian mereka. Anak membutuhkan pola asuh yang penuh kasih sayang, kedisiplinan yang dibangun dengan bijak, serta lingkungan yang mendorong tumbuhnya kegiatan-kegiatan positif,” ujarnya.

Sekda Kota P.Sidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, bersama istrinya, Ny. Hj. Minta Rahmat Marzuki Nasution, saat menghadiri Seminar Parenting SDIT Nurul 'Ilmi P.Sidimpuan, Sabtu (31/10/2026). Waspada.id/ist.
Menjadi orang tua, ucap Rahmat Marzuki, bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan materi dan menyediakan fasilitas pendidikan. Namun, yang jauh lebih penting adalah membangun kedekatan emosional, memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari, serta menyediakan waktu untuk mendengarkan dan mendampingi anak.
Menurutnya, pola asuh yang tepat akan membantu anak tumbuh dengan kepercayaan diri, memiliki karakter yang baik, serta mampu membangun hubungan sosial yang sehat.
Sekda berharap seminar tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi bagi para orang tua untuk mengevaluasi dan memperbaiki pola pengasuhan di lingkungan keluarga.
“Jangan sampai anak-anak tumbuh dengan rasa takut kepada orang tuanya. Jadilah orang tua yang dicintai karena kasih sayang, dihormati karena keteladanan, dan dirindukan karena kehadiran serta perhatian,” pesannya.
Seminar mengangkat tema “Menjadi Orang Tua yang Dicintai, Bukan Ditakuti” dengan menghadirkan Dr. Ayunda Sabrina Sormin, M.Pd., dosen Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) sekaligus Founder Pelatihan dan Konseling Rumah Bintang Indonesia, sebagai pemateri.
Melalui seminar ini, diharapkan para orang tua semakin memahami bahwa keberhasilan mendidik anak tidak hanya diukur dari nilai rapor maupun prestasi yang diraih, tetapi juga dari terbentuknya karakter, akhlak, kemandirian, dan kematangan emosional anak. (id46)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda