Semen Padang Gagalkan Kemenangan PSMS Medan
Redaksi
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 6.45 PM WIB

Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Reading Comfort
adjust the font size

BAKASI (Waspada.id): PSMS Medan gagal merebut puncak klasemen sementara Liga 2 2026/2027 setelah ditahan Semen Padang dengan skor 1-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026).
Hasil imbang kontra Semen Padang membuat PSMS Medan tetap berada di peringkat ketiga klasemen. PSMS sejatinya berpeluang naik ke puncak klasemen Grup A dengan raihan 13 poin jika mampu mengalahkan Semen Padang
Gol Javier Siverio pada menit 90+4' sempat membawa PSMS Medan unggul. Namun drama terjadi ketika Ari Maring mampu menyamakan kedudukan untuk Semen Padang pada menit 90+14'.
Hasil ini tak membuat posisi kedua tim beranjak di tabel klasemen.
Kabau Sirah, julukan Semen Padang, dengan koleksi tujuh poin duduk di urutan kelima. Sementara PSMS Medan yang berjuluk Ayam Kinantan, tertahan di peringkat ketiga berbekal 11 angka.
PSMS sebagai tim tamu justru tampil lebih ofensif. Belum genap dua menit, Ayam Kinantan menciptakan peluang lewat Siverio yang melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti ketika memperoleh ruang tanpa penjagaan. Namun percobaan Javier Siverio masih membentur pemain bertahan Semen Padang, Safrudin Tahar.
Sementara Kabau Sirah, meski mengusung permainan terbuka namun cenderung bersabar dalam membangun serangan.
Rapatnya penjagaan pertahanan PSMS Medan terhadap Ilija Spasojevic, membuat Semen Padang mengandalkan sektor winger yang dihuni Mierza dan Stefano Lilipaly.
Selain itu peragaan umpan direct dari para gelandang Semen Padang belum efektif. Pertahanan PSMS Medan dapat dengan mudah membacanya.
Memasuki menit ke-7, skor masih imbang tanpa gol. Pada menit ke-9, Rangga Muslim memperoleh peluang untuk memecah kebuntuan PSMS Medan. Diawali dari akselerasi Bintang Arrahim di sisi kanan permainan, umpan cut back yang mengarah ke area kosong kotak penalti Semen Padang, menemukan rekan.
Adalah Rangga Muslim yang tanpa kontrol langsung melepaskan tembakan. Namun percobaan eks PSS Sleman itu masih belum on target.
Selang dua menit, giliran Rayhan Utina kembali memberikan umpan matang kepada penyerang PSMS Medan. Tetapi umpan daerahnya belum bisa disambut Siverio mauun Mierza yang terlambat sepersekian detik menyongsong bola.
Tak terhenti sampai di situ gelombang serangan PSMS Medan. Di menit ke-14 Phillerson melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti, namun lengkungannya tidak sempurna membuat bola tidak on target.
Dalam 20 menit awal babak pertama, secara keseluruhan Semen Padang dalam situasi tertekan. Serangan mereka pun belum menunjukkan koordinasi tim, melainkan memanfaatkan individu per pemain untuk menembus pertahanan tim tamu.
Kejutannya, di menit ke-21 Semen Padang sempat memecah kebuntuan lewat tandukan Safrudin Tahar. Gol dari eks PSIS Semarang ini sempat dicek melalui VAR karena possible offside.
Hasilnya, keputusan wasit menganulir gol tersebut karena Safrudin dalam posisi offside.
Siverio nyaris mencetak gol di menit ke-28 dalam kondisi gawang kosong tanpa penjagaan kiper. Tetapi sontekannya dari sisi kanan dalam kotak penalti masih membentur Safrudin Tahar. Skor 0-0.
Memasuki menit 40, PSMS Medan semakin intens menyerang. Namun hingga babak pertama usai tetap imbang 0-0.
Di babak kedua, PSMS Medan dan Semen Padang memiliki serangkaian peluang.
Jalannya pertandingan babak kedua pun berlangsung keras. 7 kartu kuning ke luar dari saku wasit, berbanding dua di babak pertama.
Drama terjadi di waktu tambahan. Gol Javier Siverio di menit 90+4', dibayar oleh Ari Maring (90+14'0. Laga berkesudahan dengan skor 1-1. (id08)
Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Berita Terkait






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda