Breaking News
Memuat breaking news...

Sepakbola Nasional Berduka, Pelatih Senior Iwan Setiawan Meninggal Dunia

Redaksi
Redaksi
Kamis, 3 September 2026 - 2.18 PM WIB
Sepakbola Nasional Berduka, Pelatih Senior Iwan Setiawan Meninggal Dunia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Sepakbola Indonesia berduka. Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh dan PSMS Medan Iwan Setiawan meninggal dunia pada Kamis (3/9/2026) dalam usia 68 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan rekan sesama pelatih, Rudy Eka Priyambada, melalui akun Instagramnya, @rudyekapriyambadapro.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita atas berpulangnya Ayah Iwan Setiawan,” tulis Rudy Eka.

Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, dosa-dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Kabar tersebut kemudian, diteruskan anak didik Iwan Setiawan di Aceh, Coach Ajuran.

Kepergian Iwan bukan sekadar berita duka untuk sepak bola Indonesia. Khusus Aceh, kehilangan figur yang layak ditasbihkan sebagai pahlawan sepakbola itu.

"Beliau sedang persiapan untuk membahas filanensia di Jogja," ujar Ajuran.

Pelatih nasional Indra Sjafri juga turut menyampaikan doa melalui akun Instagramnya, @indrasjafri_coach.

“Ya Allah, berikan tempat terbaik untuk sahat kami Iwan Setiawan,” kata mantan Direktur Teknik PSSI dan nakhoda Timnas Indonesia U-20 tersebut.

Pelatih Aceh lainnya Sulaiman Romario juga tak kuasa menahan rasa sedihnya. "Beliau putra terbaik Aceh. Kita kehilangan besar. Tapi, semuanya sudah kehendak Allah. Kita doakan semoga beliau husnul khatimah," sebut dia.

Meski lahir di Medan, Sumatra Utara, 5 Juli 1958, Iwan Setiawan masih berdarah kental Aceh. Dia punya leluhur di Sabang. Setiap pulang ke Aceh, Sabang tetap menjadi destinasi utamanya.

Memang, semasa berkarier, Iwan dikenal sebagai pelatih flamboyan yang kharismatik. Ia terkenal, keras, "bebal" dan vokal. Terkadang penuh kontroversi. Tapi, semua itu dia dedikasikan demi kemajuan sepak bola.

Sebagai pelath, ayah Bryan Muharram ini pernah menangani sejumlah klub Indonesia.

Di antaranya PSMS Medan, Persiraja, Persija Jakarta, Borneo FC, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya hingga Sriwijaya FC.

Iwan juga pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17 hingga Persija Jakarta. Untuk kampung halamannya, Ia juga pernah menjadi pelatih tim sepakbola Aceh di Porwil Lampung.

Ia perrnah menjadi pelatih Persidi Idi, PSBL Langsa hingga Persas Sabang.

Beberapa tahun terakhir, Iwan Setiawan tetap aktif mengabdi dalam perkembangan sepak bola Indonesia.

Ia intens terlibat sebagai instruktur kepelatihan untuk berbagai level lisensi. Kepergiannya bukan cuma kehilangan bagi sepak bola Indonesia.

Sepak bola Aceh tentu sangat berkabung. Lebih khusus bagi para pemain yang pernah diorbitkannya. Lalu kolega dan insan sepak bola yang selama ini mengenal sosoknya.(Id64)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement