Sesjen Kemendikdasmen Suharti Raih Indonesia Leading Woman Awards 2026Sesjen Kemendikdasmen Suharti Raih Indonesia Leading Woman Awards 2026

JAKARTA (Waspada.id): Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, meraih penghargaan Indonesia Leading Woman Awards 2026 kategori Public Sector yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia. Pemberian penghargaan berlangsung di Auditorium Bank Mega, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026).
Mengusung tema “Empowered Women, Empowering The Nation”, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan perempuan dalam mendorong transformasi tata kelola pendidikan nasional. Suharti dianugerahi predikat Outstanding Leader in Transformation of National Education Governance atas komitmennya memperkuat sistem tata kelola pendidikan yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukan semata untuk saya pribadi, tetapi merupakan cerminan dari kerja kolektif seluruh jajaran Kemendikdasmen dalam mendorong transformasi tata kelola pendidikan yang lebih efektif, akuntabel, dan berdampak,” ujar Suharti.
Dalam perannya sebagai Sekretaris Jenderal, Suharti dinilai mampu mengawal kebijakan sekaligus memastikan implementasi transformasi pendidikan berjalan lintas unit secara terintegrasi. Kontribusinya mencerminkan kepemimpinan perempuan yang berintegritas dalam posisi strategis pemerintahan.
Pengalaman panjangnya di berbagai institusi, mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Deputi Gubernur DKI Jakarta, hingga menjabat Sekretaris Jenderal di Kemendikbudristek dan kini di Kemendikdasmen, turut memperkuat perspektifnya dalam merancang hingga mengimplementasikan kebijakan pendidikan nasional.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin, serta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Dalam sambutannya, Founder sekaligus Ketua CT ARSA Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan perempuan Indonesia yang memberi dampak luas bagi bangsa. Ia menegaskan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini terus hidup hingga saat ini.
“Ini tidak hanya pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa kita. Raden Ajeng Kartini dan para perempuan hebat telah mengajarkan kita bahwa pendidikan itu sangat penting disertai dengan kesetaraan, dan ini semua tidak bisa didapatkan secara instan,” ungkap Anita.
Tak hanya itu, pada masa pandemi COVID-19, Suharti juga menunjukkan kepemimpinan kolaboratif melalui Jakarta Development Collaboration Network (JDCN) lewat program KSBB Pendidikan yang menyediakan gawai dan bantuan pendidikan bagi peserta didik kurang mampu. Inisiatif tersebut membantu memastikan akses pembelajaran tetap inklusif di tengah keterbatasan.(id11)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda