Siswa SMAN 1 Matangkuli Mantapkan TKA, Sekolah Gandeng Duta Cendikia InstituteSiswa SMAN 1 Matangkuli Mantapkan TKA, Sekolah Gandeng Duta Cendikia Institute

ACEH UTARA (Waspada.id): SMA Negeri 1 Matangkuli, Aceh Utara, berupaya meningkatkan mutu lulusan dengan menggandeng lembaga bimbingan belajar Duta Cendikia Institute (DCI). Kolaborasi ini untuk memantapkan pemahaman materi para siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
Kepala SMAN 1 Matangkuli, Zulfikar, S.Pd., M.Pd., Sabtu (8/8) menjelaskan bahwa pihak sekolah menggandeng lembaga bimbingan belajar DCI untuk menyelenggarakan program pemantapan TKA 2026. Program yang berlangsung selama dua bulan, dari 20 Agustus hingga 20 Oktober 2026 ini, diikuti oleh 180 siswa kelas III.
Zulfikar mengatakan, dalam kurun waktu tersebut, para siswa akan dimantapkan dengan metode pembelajaran yang terukur, materi ujian yang komprehensif, serta strategi cerdas dalam mengerjakan soal.
"Program ini bukan sekadar bimbingan rutin, melainkan sebuah kurikulum terintegrasi yang disiapkan oleh para ahli dari DCI dan tim pengajar SMAN 1 Matangkuli untuk memaksimalkan potensi setiap siswa," ujar Zulfikar, kepada media, Sabtu 8 Agustus 2026.
Musyawarah Komite Sekolah
Para wali murid SMA Negeri 1 Matangkuli telah menggelar musyawarah, terkait pelaksanaan program bimbingan belajar (bimbel) bagi para siswa. Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa para orang tua murid akan menanggung biaya tutor sebesar Rp250.000 per siswa.
Menurut keterangan dari Komite SMAN 1 Matangkuli H. Ismail Ishak, musyawarah ini digelar untuk mencapai kesepakatan bersama, demi mendukung peningkatan prestasi akademik anak-anak mereka. Program bimbingan belajar ini dihadirkan sebagai langkah proaktif sekolah dan orang tua dalam memberikan pendampingan belajar yang lebih optimal.
Melalui program ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Matangkuli dapat lebih siap menghadapi evaluasi pembelajaran maupun persiapan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan pemahaman materi yang lebih mantap.
Sinergi antara kebijakan sekolah, keahlian eksternal, dan komitmen orang tua juga menjadi fondasi kuat yang diharapkan dapat melahirkan generasi lulusan SMAN 1 Matangkuli.
Keluarga besar SMAN 1 Matangkuli optimis berkolaborasi dengan Duta Cendikia Institute dapat membawa perubahan. Program ini bukan hanya tentang target nilai tinggi, melainkan juga tentang membangun rasa percaya diri, semangat juang, dan mental juara pada diri setiap siswa.(id71)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda