Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, Sinar Baru Ganda Putri Indonesia

Redaksi
Redaksi
Senin, 2 November 2026 - 10.51 AM WIB
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, Sinar Baru Ganda Putri Indonesia
Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi Di Podium Juara Hylo Open 2026
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Oleh: Indra Efendi Rangkuti

Naluri tajam Karel Mainaky sebagai pelatih kembali terlihat hasilnya hari ini di final ganda putri Hylo Open 2026.

Setelah pada 2025 lalu Karel Mainaky sukses membentuk pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, pada 2026 ini Karel Mainaky menduetkan Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan Amalia Cahaya Pratiwi atau yang sering disebut Fadia/Tiwi.

Pada awalnya, Fadia berduet dengan Apriyani Rahayu dan Tiwi berduet dengan Lanny Tria Mayasari.

Prestasi kedua pasangan ini pun naik turun dan tidak konsisten. Akibatnya, Karel Mainaky memutuskan merombak kedua pasangan tersebut. Fadia diduetkan dengan Tiwi. Pasangan baru ini memulai debutnya di Indonesia Masters 2026.

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, Sinar Baru Ganda Putri Indonesia

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi Dan Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun Di Podium Juara Hylo Open 2026

Karel Mainaky melihat Tiwi memiliki serangan tajam dan mematikan melalui smash keras dan dropshot yang akurat serta kemampuan meng-cover lapangan. Sementara itu, Fadia memiliki permainan net yang ciamik dan sergapan-sergapan akurat di depan net. Potensi itulah yang dinilai Karel Mainaky akan membuat Fadia/Tiwi sukses jika diduetkan.

Sebenarnya, Tiwi dan Fadia sudah menunjukkan potensi bagus untuk sukses jika diduetkan. Di semifinal Piala Sudirman 2025, secara dadakan Karel Mainaky menduetkan keduanya. Tiwi dan Fadia tampil cukup baik menghadapi ganda putri tangguh Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee. Tiwi/Fadia mampu merepotkan duet Korea Selatan tersebut, walau akhirnya takluk dalam rubber set dengan skor 10-21, 21-18, dan 15-21.

Banyak pengamat menilai keduanya akan sukses jika terus diduetkan. Namun, seusai Sudirman Cup 2025, Fadia tetap berduet dengan Lanny Tria Mayasari dan Tiwi berduet dengan Febriana Dwipujikusuma.

Belakangan, Fadia kembali diduetkan dengan Apriyani Rahayu dan Tiwi diduetkan dengan Lanny. Namun, prestasi mereka mandek dan tidak berkembang.

Akhirnya, di Indonesia Masters 2026, Tiwi dan Fadia kembali diduetkan. Hasilnya, keduanya pun tampil baik. Namun, sayang, langkah mereka terhenti di babak 8 besar setelah takluk dari duet Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dalam rubber set dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.

Kekalahan ini tidak menyurutkan semangat Tiwi/Fadia. Dengan optimisme tinggi, keduanya mengikuti turnamen BWF Super 300 Thailand Masters 2026 yang berlangsung pada 27 Januari–1 Februari 2026 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand.

Hasilnya, pasangan Fadia/Tiwi sukses menjadi juara Thailand Masters 2026 setelah di final menaklukkan pasangan China, Bao Lijing/Li Yijing, dalam rubber set dengan skor 15-21, 21-15, dan 21-18.

Namun, sayang, setelah itu prestasi pasangan Fadia/Tiwi naik turun dan tidak konsisten. Walaupun begitu, keduanya tidak putus asa dan terus optimistis akan mampu berprestasi.

Hingga akhirnya, keduanya tampil di turnamen Hylo Open 2026. Hylo Open 2026 adalah turnamen bulu tangkis internasional yang diadakan di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, pada 27 Oktober–1 November 2026 dan termasuk kategori turnamen Super 500.

Di babak 32 besar, Fadia/Tiwi sukses menaklukkan duet Belanda, Kirsten de Wit/Meerte Loos, dengan straight set 21-12 dan 21-12. Di babak 16 besar, Fadia/Tiwi sukses menaklukkan duet Inggris, Sian Kelly/Lizzie Tolman, dengan straight set 21-11 dan 21-15.

Di babak 8 besar, Fadia/Tiwi berhadapan dengan duet Jerman, Isabel Lohau/Stine Kuspert. Duo Jerman ini di babak 32 besar menaklukkan pasangan terbaik Indonesia saat ini, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose.

Namun, duet Fadia/Tiwi sukses membuat pasangan Isabel Lohau/Stine Kuspert tak berdaya dan menang dengan straight set 21-7 dan 21-10.

Di semifinal, lewat pertarungan ketat, Tiwi/Fadia sukses menyingkirkan duet kakak beradik asal Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, dengan straight set 21-16 dan 24-22.

Di final, Fadia/Tiwi berhadapan dengan duet China Taipei yang juga unggulan pertama, Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun.

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, Sinar Baru Ganda Putri Indonesia

Siti Fadia Silva Ramadhanti Dan Amalia Cahaya Pratiwi Menyalami Pasangan Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun Usai Memastikan Diri Menjadi Juara Ganda Putri Hylo Open 2026

Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun maju ke final setelah menaklukkan duet Amerika Serikat, Lauren Lam/Allison Lee, dengan straight set 21-16 dan 21-15.

Duet Fadia/Tiwi sendiri cukup optimistis menghadapi duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun. Ini disebabkan duet Tiwi/Fadia unggul 1-0 dalam catatan head-to-head melawan duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun.

Pertemuan keduanya sebelumnya terjadi di babak 16 besar Germany Open 2026 pada 26 Februari 2026. Saat itu, duet Fadia/Tiwi menaklukkan duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun dengan straight set 21-13 dan 21-14.

Pada pertandingan final ini, duet Tiwi/Fadia mampu mengimbangi permainan duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun dan membuat pasangan tersebut tertekan. Akhirnya, permainan duet China Taipei itu tidak berkembang. Set pertama dimenangkan pasangan Tiwi/Fadia dengan skor 21-18.

Di set kedua, Fadia/Tiwi mencoba terus menekan setelah mendapat arahan dari duet pelatih, Karel Mainaky. Hasilnya, di set kedua ini Fadia/Tiwi sukses meredam permainan duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun. Meski begitu, duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun mencoba memberikan perlawanan ketat.

Akhirnya, set kedua ini dimenangkan duet Fadia/Tiwi dengan skor 21-19.

Begitu pukulan keras menyilang Fadia tidak mampu dijangkau duet Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun, meledaklah kebahagiaan di wajah Tiwi dan Fadia. Keduanya berangkulan, kemudian mengepalkan tangan sebagai ekspresi kebahagiaan. Setelah itu, keduanya menyalami pelatih Karel Mainaky, lalu memberi penghormatan kepada suporter Indonesia yang hadir di arena dan terus mendukung perjuangan mereka.

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, Sinar Baru Ganda Putri Indonesia

Pukulan Keras Menyilang Siti Fadia Silva Ramadhanti Yang Tidak Mampu Dijangkau Pasangan Hsu Yin Hu/Lin Jhih Yun Sekaligus Menastikan Kemenangan Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amalia Cahaya Pratiwi adalah ganda putri Indonesia pertama yang menjadi juara di Hylo Open sejak pertama kali digelar pada 1988.

Tentu ini menjadi kebanggaan bagi Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amalia Cahaya Pratiwi karena mampu menjadi pasangan ganda putri Indonesia pertama yang menjuarai nomor ganda putri Hylo Open.

Dengan usia Fadia yang 26 tahun dan Tiwi yang 25 tahun, tentu besar harapan pecinta bulu tangkis Indonesia agar mereka terus berkibar di turnamen-turnamen selanjutnya yang mereka ikuti.

Selamat kepada Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kalian untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di pentas bulu tangkis dunia. WASPADA.id

  • Penulis adalah pemerhati olahraga

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement