SMAN 3 Panyabungan Bantah Berhentikan Siswa, Minta Ikhtiar Baik Orang Tua Demi Masa Depan


PANYABUNGAN (Waspada.id): Pihak SMAN 3 Panyabungan membantah telah memberhentikan siswa berinisial A. Wali kelas sekaligus guru Kimia, Robiatuladawiyah, menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat pemberhentian terhadap siswa tersebut. Sebaliknya, sekolah berharap orang tua memiliki iktikad baik untuk duduk bersama mencari solusi terbaik bagi kelanjutan pendidikan anaknya.
"Itu tidak benar, kami tidak ada mengeluarkan surat pemberhentian terhadap yang bersangkutan. Chat WhatsApp saya itu hanyalah ajakan kepada orang tua untuk mencari solusi bersama," jelas Robiatuladawiyah saat ditemui di sekolah, Senin (26/10/2026).
Robiatuladawiyah yang didampingi Kepala Sekolah SMAN 3 Panyabungan, Makhyuddin, dan guru Bimbingan Penyuluhan, menjelaskan situasi yang terjadi. Pihak sekolah telah mengeluarkan tiga kali Surat Peringatan dan berulang kali memanggil ibunya, namun belum ada perkembangan signifikan.
"Kita tidak pernah memberhentikan dia. Kalau memang kami merasa tidak dapat lagi mendampinginya di sini, kami justru membantu mencarikan solusi agar pendidikannya berlanjut di sekolah lain, sebaiknya tetap di sekolah negeri," tegasnya.
A diketahui memiliki prestasi di bidang olahraga pencak silat. Sekolah telah memberikan dukungan yang layak, namun berharap kegiatan keolahragaan tidak mengganggu kewajiban belajar. Selama ini kehadirannya tidak sesuai dengan standar yang diharapkan sekolah. Perilaku lain yang dinilai kurang tepat juga turut menjadi perhatian pihak sekolah.
"Di sekolah ini juga banyak atlet lain, tetapi mereka tetap mampu menyeimbangkan waktu latihan dan belajar," ujar pihak sekolah.
Sekolah masih membuka ruang diskusi jika ayah A berkenan datang dan memberikan jaminan tertulis maupun lisan atas perbaikan ke depannya.
"Kalau ayahnya datang dengan niat baik dan dapat memberikan garansi, kami tetap akan mempertimbangkan keberadaan A di sini. Tolonglah, bujuk ayahnya agar mau datang ke sini, kita bicarakan baik-baik demi masa depan anak ini," pungkas Robiatuladawiyah.
Berita ini belum memuat tanggapan dari pihak orang tua. Redaksi tetap membuka ruang tanggapan bagi semua pihak yang terkait.(id100)
Berita Terkait








































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda