Sosok di Balik Meriahnya Hari Santri di Aceh Tenggara, Abuya Hasan Basri Jadi Motor Penggerak


KUTACANE (Waspada.id): Kesuksesan peringatan Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026 di Aceh Tenggara tidak lepas dari peran sentral Abuya Tgk. H. Hasan Basri.
Pimpinan Dayah Raudhatul Islam sekaligus Ketua Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Aceh Tenggara itu ditunjuk langsung oleh Bupati Aceh Tenggara sebagai Ketua Koordinator Hari Santri Nasional 2026.
Penunjukan tersebut dilakukan melalui rapat khidmat di ruang kerja Bupati yang dihadiri Forkopimda, Jumat (16/10) pukul 16.00 WIB.
Abuya Hasan Basri dikenal luas di Aceh Tenggara. Dakwahnya yang santun, teduh, dan mudah dipahami membuat pesan-pesannya dekat di hati masyarakat.
Kepada Waspada.id, Jumat (23/10), Abuya menceritakan bagaimana kebersamaan itu terbangun. Setelah ditunjuk, ia langsung berkoordinasi dengan Kepala UPTD Dayah Aceh Tenggara dan para pimpinan dayah se-Aceh Tenggara.
"Kita bersatu, bergerak bersama untuk menyemarakkan dan mensyiarkan Hari Santri ke-11," ujarnya.
Hasilnya terlihat nyata. Kamis (22/10), ribuan santri berkumpul di Stadion Syahadat Kutacane dan berjalan kaki bersama menuju Masjid At-Taqwa Kutacane. Suasana penuh khidmat, kompak, dan membanggakan.
Menurutnya, keberhasilan ini adalah kerja kolektif seluruh pimpinan dayah dan keluarga besar santri di Aceh Tenggara.
"Semoga tahun mendatang lebih hebat dan lebih meriah lagi, menuju pendidikan dayah yang hebat dan berkah. Amin Ya Rabbal Alamin," kata Abuya penuh harap.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, Kamis (22/10). Ribuan santri dan masyarakat tumpah ruah mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Saking membludaknya jamaah, masjid kebanggaan Bumi Sepakat Segenap itu tak mampu menampung.
Tabligh Akbar menghadirkan mubaligh nasional asal Jakarta, Al-Mukarram Al-Ustadz H. Muhammad Usman Ansori, SQ., MA., Al-Hafizh atau yang akrab disapa Ustadz Koko Liem.
Panitia mencatat sekitar 5.000 santri dan 7.000 masyarakat hadir memadati area masjid.
Kepala UPTD Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, Ustad H. Alimuddin, LC, mengatakan kegiatan menghadirkan ustaz nasional merupakan arahan langsung Bupati.
"Sesuai arahan Bapak Bupati, tahun 2026 ini ada empat kali kegiatan besar yakni Isra' Mi'raj, Halalbihalal, peringatan 1 Muharram dan Maulid Nabi.
Kemudian ada zikir dan doa bersama untuk keselamatan Aceh Tenggara, peringatan Hari Santri, dan terakhir Desember nanti tabligh akbar muhasabah akhir tahun. Insya Allah semakin meriah dengan mendatangkan mubaligh tingkat provinsi hingga nasional," terangnya. (id80)
Berita Terkait
































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda