Sri Rezeki Tegaskan Awasi Anggaran Rp100 Miliar Untuk Infrastruktur


MEDAN (Waspada.id): Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, Hj Sri Rezeki, menegaskan akan mengawasi penggunaan tambahan anggaran Rp100 miliar, untuk pembangunan infrastruktur yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Medan.
Tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) dalam P-APBD Kota Medan TA 2026. Rencana itu telah disepakati dalam KUA-PPAS P-APBD 2026 dan ditargetkan disahkan akhir September ini.
“Benar, kita berencana menambah anggaran sekitar Rp100 miliar untuk Dinas SDABMBK di P-APBD 2026. Anggaran itu khusus untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang telah ditampung anggota DPRD dan dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD Medan,” ujar Sri Rezeki, Jumat (4/9).
Politisi senior PKS yang akrab disapa Kiki ini mengatakan, selama ini banyak masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur di wilayah masing-masing, mulai dari jalan rusak hingga drainase yang tidak berfungsi optimal.
Menurutnya, aspirasi tersebut telah disampaikan anggota DPRD melalui pokir kepada Pemko Medan. Namun, masih banyak yang belum terealisasi dengan alasan keterbatasan anggaran.
Kiki mencontohkan, sejumlah aspirasi masyarakat pada 2025 tidak terealisasi oleh Dinas SDABMBK. Padahal, pada tahun tersebut dinas itu disebut menjadi salah satu OPD dengan penyumbang SILPA terbesar.
“Dengan adanya penambahan anggaran Rp100 miliar khusus pembangunan infrastruktur yang berasal dari aspirasi masyarakat, kita harap tidak ada lagi alasan untuk tidak merealisasikan pokok-pokok pikiran anggota DPRD Medan,” tegasnya.
Ia meyakini Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, mampu merealisasikan aspirasi masyarakat tersebut dengan dukungan anggaran yang tersedia.
“Kami akan awasi jalannya anggaran tersebut, karena aspirasi rakyat harus terealisasi. Kita paham penggunaan P-APBD waktunya cukup singkat, kurang dari tiga bulan. Karena itu, seperti disampaikan Bapak Wali Kota, Dinas SDABMBK dapat memprioritaskan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu relatif singkat,” pungkasnya. (id142)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda