Stadium General STAI Tebingtinggi Hadirkan Dr. Dedi Iskandar Batubara


TEBINGTINGGI (Waspada.id): Umat saat ini yang dikenal dengan era 5.0 berada di persimpangan jalan, di mana pada satu simpang menuju pada kemajuan, tapi pada simpang lainnya menuju pada kegagalan. Dalam situasi demikian umat harus berjuang untuk menjadi tuan dan tidak menjadi budak dari era ini.
Hal itu ditegaskan Dr. Dedi Iskandar Batubara yang juga anggota DPD RI, Sabtu (17/10) pagi, dalam kegiatan stadium general STAI Tebingtinggi Deli, bertempat di aula GOR Jalan Thamrin Kota Tebingtinggi. Orasi ilmiah anggota DPD RI itu berjudul "Intelektual Wasathi di Persimpangan Jalan". Kegiatan ini dihadiri 500 an mahasiswa serta civitas akademika STAI Tebingtinggi terdiri dosen dan civitas lainnya.

Menurut Dedi yang juga Ketua PW Al Jamiyatul Washliyah Sumut, ada empat pilar profil generasi ideal yang akan berhasil dalam era 5.0 ini. Yakni, generasi Islam yang moderat, kreatif, inovatif dan berakhlak. Perpaduan empat karakter ini seharusnya dimiliki generasi Islam yang mampu jadi tuan bagi peradaban masa depan. Salah satu kunci keberhasilan generasi IsIam adalah karakter kreatif, di mana adanya kemampuan memperkerjakan pikiran untuk membangun ide-ide yang sesuai kebutuhan yang ada.
Ketua STAI Tebingtinggi Dr. Mukhlis, MA, dalam sambutannya di awal kegiatan, mengatakan kegiatan stadium general ini, merupakan bagian penting dalam proses perkuliahan di STAI Tebingtinggi. "Kita berharap materi yang disampaikan tokoh seperti Dr. Dedi Iskandar akan mampu memberikan wawasan yang baik bagi mahasiswa," ujar Dr. Mukhlis, MA dalam pengantarnya.

Ketua Panitia Ali Hasyimi, M.Psi, menyebutkan bahwa kegiatan stadium gwnwral ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian kegiatan wisuda STAI Tebingtinggi yang akan digelar pada 29 Oktober 2026 nantinya. "STAI akan mewisuda sekira 106 lulusan dari berbagai jurusan, yakni PAI, MBS, PIAUD, PGMI dan KPI," sebutnya. (Lik)
Berita Terkait






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda