Suahasil Ingatkan APBN Harus Dorong Ekonomi dan Lindungi Masyarakat


JAKARTA (Waspada.id): Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak hanya berfungsi sebagai instrumen keuangan pemerintah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pelindung masyarakat, sekaligus penjaga keberlanjutan keuangan negara.
Tiga fungsi utama tersebut ditegaskan Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam momentum peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80, Jumat (30/10/2026).
Menurut Suahasil, kedaulatan ekonomi tidak cukup hanya diwujudkan melalui kepemilikan mata uang dan lembaga keuangan sendiri. Lebih dari itu, negara harus mampu memanfaatkan seluruh instrumen keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kedaulatan ekonomi dan keuangan bukan hanya tentang memiliki mata uang dan lembaga keuangannya sendiri, tetapi juga tentang kemampuan negara menggunakan seluruh instrumennya untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan sejahtera,” kata Suahasil di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, terdapat tiga peran utama APBN dalam mendukung cita-cita negara. Pertama, mendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, melindungi masyarakat dari berbagai tekanan ekonomi. Ketiga, memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan secara kredibel dan bertanggung jawab.
APBN Harus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Suahasil menjelaskan, fungsi pertama APBN adalah menjadi instrumen untuk menggerakkan perekonomian nasional. Hal tersebut dilakukan melalui belanja negara yang produktif, termasuk investasi di bidang pendidikan dan kesehatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Selain itu, pembangunan infrastruktur diperlukan untuk memperluas akses masyarakat sekaligus menekan biaya usaha. Pemerintah juga perlu memberikan dukungan fiskal terhadap kegiatan investasi, produksi, dan ekspor agar aktivitas ekonomi semakin berkembang.
Dengan demikian, penggunaan anggaran negara diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan membuka kesempatan bagi masyarakat.
Perlindungan Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Fungsi kedua APBN adalah melindungi masyarakat ketika menghadapi berbagai tekanan ekonomi maupun kondisi sulit lainnya.
Suahasil menyebut negara harus hadir ketika masyarakat menghadapi kenaikan harga, kehilangan pekerjaan, hingga bencana. Kehadiran tersebut diwujudkan melalui program perlindungan sosial, subsidi, serta penyediaan pelayanan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan.
Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh bentuk dukungan pemerintah harus disalurkan secara tepat sasaran. Dengan begitu, anggaran negara benar-benar memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Disiplin Fiskal dan Keberlanjutan APBN
Fungsi ketiga adalah menjaga kredibilitas dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan negara. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan fiskal di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan dan dinamika perekonomian.
Menurut Suahasil, peningkatan pendapatan negara, perbaikan kualitas belanja, serta pengelolaan pembiayaan secara hati-hati menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan APBN.
Ia juga menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi harus tetap diimbangi dengan disiplin fiskal. Dengan demikian, kebijakan untuk mendorong perekonomian tidak mengabaikan keberlanjutan keuangan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Suahasil meminta seluruh jajaran Kementerian Keuangan menuntaskan pelaksanaan APBN 2026. Pada saat bersamaan, persiapan APBN 2027 juga harus dilakukan agar anggaran negara mampu mendukung agenda pembangunan berikutnya.
Ia mengingatkan bahwa APBN bukan sekadar kumpulan angka dalam dokumen keuangan negara. Setiap alokasi anggaran harus diwujudkan menjadi layanan publik yang berjalan, pembangunan yang memberikan manfaat, serta kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
“Anggaran tersebut harus menjadi layanan yang berfungsi, pembangunan yang bermanfaat, dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat. Inilah makna amanah kita sebagai Nagara Dana Rakca, penjaga dan pengelola keuangan negara. Kita harus memahami bahwa setiap keputusan fiskal membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya. (Lip6)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda