Subuh Berjemaah di Batangkuis, Asri Ludin Tambunan: Sinergi Pemerintah dan Ulama Sangat Penting


BATANGKUIS (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, bersama Ketua Umum MUI Deliserdang, Drs. H. Kaya Hasibuan, mengikuti kegiatan Gerakan Deliserdang Mengaji yang berlangsung di Masjid Baitul Quddus, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batangkuis, Minggu (18/10/26) pagi.
Kegiatan yang diawali dengan salat Subuh berjemaah tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat. Sekaligus mengajak umat Islam semakin dekat dengan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.
Usai salat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan mengaji bersama, tausiah keagamaan, serta kajian tafsir Al-Qur’an yang mengangkat pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Masyarakat juga diajak untuk tidak sekadar membaca ayat-ayat suci, tetapi memahami maknanya dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Asri Ludin Tambunan menekankan pentingnya membangun masyarakat yang memiliki fondasi keagamaan, dan akhlak yang kuat sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Melalui Gerakan Deliserdang Mengaji, kita ingin membangun masyarakat yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam membangun keluarga, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan kejujuran, kepedulian, dan akhlak mulia di tengah masyarakat,” kata Asri Ludin.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral, karakter, dan kehidupan spiritual masyarakatnya.
“Kita ingin Deliserdang tumbuh menjadi daerah yang maju, masyarakatnya sejahtera, dan kehidupan religiusnya semakin kuat. Karena itu, sinergi pemerintah, ulama, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan visi Deliserdang Sehat, Cerdas, Sejahtera, Religius dan Berkelanjutan," sebutanya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Deliserdang, H. Kaya Hasibuan dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Gerakan Deliserdang Mengaji sebagai sarana pembinaan umat yang berkelanjutan.
Dijelaskannya, Gerakan Deliserdang Mengaji merupakan ikhtiar yang sangat baik untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an.
" Tapi yang lebih penting bagaimana Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam keluarga, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab," paparnya.
Ia juga menegaskan, hubungan harmonis antara ulama dan umara merupakan modal penting dalam menciptakan kondusifitas daerah, sehingga program pembangunan daerah beriringan dengan pembangunan karakter masyarakat yang religius.
“ Ketika pemerintah, ulama, dan masyarakat berjalan bersama dengan berlandaskan nilai-nilai agama, Insyaallah kabupaten Deliserdang menjadi kabupaten yang baldatun Thoyibatun wa robbun Ghofur" terangnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I, Drs. Zainal Abidin Hutagalung, Staf Ahli Drs. H. Misran Sihaloho; Kepala Pelaksana BPBD Deliserdang, H. Mukti Ali Harahap anggota DPRD Deliserdang dari Fraksi PKS, H. Syarifuddin Nasution, Camat Batangkuis, Beni Haryanto Tambunan, S.STP., M.SP beserta jajaran.
Hadir juga Ketua Harian LPTQ/FKUB Kabupaten Deliserdang, Dr. H. Khairul Anwar, unsur TNI-Polri, para kepala desa se-Kecamatan Batangkuis, pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jemaah Masjid Baitul Quddus, FKDM Kecamatan Batangkuis.(id.28)
Berita Terkait

































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda