Sultan Deli Harapkan Pengurus BPW KKSS Sumut dan KKSS Medan Tingkatkan Silaturahim


MEDAN (Waspada.id): Sultan Deli Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah mengharapkan agar pengurus BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sumut dan BPD KKSS Kota Medan senantiasa meningkatkan silaturahim.
"Sebagai sesama orang perantau nun jauh dari kampung halaman, pengurus KKSS Sumut dan KKSS Kota Medan diminta untuk terus meningkatkan silaturahim sesama pengurus dan anggota KKSS sehingga ukhuwah islamiyah senantiasa terjaga," ujar Sultan Deli Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah saat menghadiri rapat panitia perayaan HUT ke 50 KKSS dan pelantikan pengurus BPD KKSS Kota Medan periode 2026-2031 di Medan, Sabtu (24/10) malam.
Sultan Deli yang juga pembina BPD KKSS Kota Medan ini menambahkan, kegiatan arisan yang dilakukan setiap bulan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan silaturahim dan kegiatan ini harus tetap dipertahankan.
Sultan Deli mengakui bahwa dalam dirinya mengalir darah Bugis yang kental sehingga dirinya berupaya akan hadiri dalam berbagai kegiatan dan sangat mendukung rencana peringatan HUT ke 50 KKSS yang akan dilaksanakan pada Sabtu 14 November 2026 mendatang di Jalan Medan-Binjai.
"Saya berdoa semoga KKSS Sumut, KKSS BPD Kota Medan dan BPD KKSS kabupaten/kota terus berkembang pesat, apalagi banyak perantau asal Sulawesi Selatan yang bekerja dan mencari nafkah di Sumut. Para perantau tidak akan pulang karena motto perantau Bugis dan Makassar tidak akan pulang ke kampung halamannya kecuali ada kerabat keluarganya yang berduka," tutur Sultan Deli.
Sementara itu, Sekretaris BPW KKSS Sumut Abdul Azis Bongga menyebutkan, saat ini panitia perayaan HUT ke 50 KKSS sekaligus pelantikan pengurus BPD KKSS Medan sedang bekerja maksimal demi suksesnya acara tersebut.
"Panitia sangat mengharapkan dukungan dan kontribusi dari seluruh warga KKSS yang ada di kabupaten/kota demi suksesnya seluruh kegiatan," harap sekretaris BPW KKSS Sumut Abdul Azis Bongga.
Azis Bongga menambahkan, kebersamaan sesama perantau harus tetap dijaga meskipun rezeki kita berbeda-beda.
"Dalam bahasa Bugis, Teppada lao teppada upe artinya sama-sama kita merantau tetapi rejeki kita berbeda beda. Jadi jangan saling cemburu dan Toddopuli yang artinya teguh dalam keyakinan. Sipakalebbi (saling menghormati )sipakainge (saling mengingatkan) dan sipatokkong artinya membantu yang lemah," tutur Azis Bongga.
Azis Bongga menyebutkan, perayaan HUT ke 50 dijadwalkan akan dihadiri oleh sejumlah pengurus BPD KKSS kabupaten/kota dan ratusan anggota KKSS yang ada di Medan.(id99)
Berita Terkait



































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda