Sumut Jajaki Peluang Investasi dan Perdagangan dengan AS


MEDAN (Waspada.id): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menjajaki perluasan kerja sama dengan Amerika Serikat (AS) di bidang investasi, perdagangan, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan penanggulangan bencana.
Surya mengatakan, posisi Sumut yang strategis di kawasan barat Indonesia, dengan akses ke Selat Malaka dan Samudra Hindia, membuka peluang pengembangan perdagangan dan investasi internasional.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat kemitraan strategis, membuka peluang investasi dan perdagangan baru, serta mempererat hubungan antara Pemprov Sumut dan pemerintah Amerika Serikat,” ujar Surya.
Ia menawarkan sejumlah peluang investasi, antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan Kawasan Industri Medan (KIM). Sumut juga memiliki komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kopi, dan kemenyan yang berpotensi dikembangkan melalui kerja sama perdagangan.
Menurut Surya, KEK Sei Mangkei didukung fasilitas industri serta konektivitas menuju Pelabuhan Kuala Tanjung dan jaringan jalan tol. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung kelancaran distribusi barang dan menarik investasi.
Sementara itu, Konsul AS untuk Sumatera Lisa Podolny mengatakan, kerja sama AS dengan Sumut telah berlangsung di sejumlah sektor, terutama pendidikan. Melalui EducationUSA di UMSU, pelajar memperoleh layanan konsultasi gratis untuk melanjutkan studi ke AS.
Kerja sama pendidikan lainnya dilakukan melalui program English Language Fellow di Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk meningkatkan kemampuan pengajaran bahasa Inggris. Selain itu, program beasiswa mikro ACCESS di Universitas Sumatera Utara (USU) memberikan kesempatan kepada siswa sekolah menengah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. (Humas Kominfo)
Lisa juga menyebut program Pacific Partnership yang mendukung bantuan kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana di kawasan Indo-Pasifik, termasuk kegiatan di Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Ia berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin antara AS dan Sumut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari akhir masa tugas Lisa sebagai Konsul AS untuk Sumatera.



















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda