Breaking News
Memuat breaking news...

Sumut Perkuat Kerja Sama Antarprovinsi Untuk Pacu Pertumbuhan Sumatera

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 - 8.22 PM WIB
Sumut Perkuat Kerja Sama Antarprovinsi Untuk Pacu Pertumbuhan Sumatera
Plh Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap membuka Rapat Koordinasi Kerja Sama Antardaerah se-Sumatera di Ballroom Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Rabu (12/8/2026). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan kerja sama antarprovinsi se-Sumatera untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan dan meningkatkan daya saing regional. Kolaborasi lintas daerah dinilai penting untuk mengintegrasikan potensi produksi, industri, konektivitas, perdagangan, pariwisata dan investasi.

Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kerja Sama Antardaerah se-Sumatera di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (12/8/2026).

Sulaiman mengatakan, Sumatera memiliki potensi besar dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Pada 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera mencapai Rp5.251 triliun atau 22,05% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan pertumbuhan ekonomi 4,81% secara tahunan.

Sementara pada semester I 2026, ekonomi Sumatera tumbuh 5,10% secara kumulatif, dengan nilai PDRB sekitar Rp2.812,6 triliun atau 22,08% dari perekonomian nasional.

“Kekuatan itu akan jauh lebih besar ketika kita mampu menghubungkannya. Sentra produksi, kawasan industri, sumber daya energi, pelabuhan, destinasi wisata, perdagangan dan pasar harus kita lihat sebagai bagian dari satu ekosistem pertumbuhan,” ujar Sulaiman.

Menurutnya, berbagai aktivitas ekonomi tidak berjalan berdasarkan batas administrasi provinsi. Rantai pasok, investasi, kebutuhan bahan baku industri hingga pengembangan pariwisata membutuhkan konektivitas dan jejaring lintas daerah.

Karena itu, pembangunan Sumatera perlu dipandang sebagai satu kawasan yang saling terhubung dan memperkuat. Isu yang perlu dikolaborasikan mencakup ekonomi, konektivitas, perdagangan, investasi, komoditas unggulan, digitalisasi, lingkungan hingga pengembangan sumber daya manusia.

Sulaiman menyebut Rakor tersebut merupakan tindak lanjut Konsultasi Regional PDRB pada Oktober 2025 yang menghasilkan Mufakat Tanah Deli. Komitmen tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja sama antarprovinsi berdasarkan potensi dan keunggulan masing-masing daerah.

Selain itu, Sumut juga ditunjuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai koordinator daerah dalam kerangka kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

“Saya berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk membangun forum koordinasi antarpemerintah daerah se-Sumatera, kesepakatan sektor dan isu prioritas yang membutuhkan kolaborasi lintas provinsi, serta tersusunnya proyek-proyek prioritas regional yang dapat kita kawal bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut Dikky Anugerah berharap seluruh potensi yang dimiliki masing-masing provinsi menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan Rakor.

Dengan demikian, kolaborasi antarprovinsi tidak berhenti sebagai komitmen bersama, tetapi menjadi cara kerja untuk mendorong pertumbuhan kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan. (DISKOMINFO SUMUT)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement