Sungai Tamiang Meluap, Huntara Terancam Tenggelam


KUALASIMPANG (Waspada.id): Sungai Tamiang meluap. Rumah hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah di Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, terancam tenggelam akibat meluapnya Sungai Tamiang, Senin (12/10/2026).
Pantauan Waspada.id, Senin (12/10/2026), debit air Sungai Tamiang semakin naik akibat curah hujan deras yang terjadi pada Sabtu (10/10) malam dan Minggu (11/10) malam.
Dampaknya, menurut pantauan Waspada.id, sejumlah kampung di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang terendam banjir.

Warga penghuni huntara Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai mengangkut barang karena huntara mulai terendam banjir akibat meluapnya Sungai Tamiang, Senin (12/10/2026). Waspada.id/Muhammad Hanafiah
Bahkan, berdasarkan pantauan Waspada.id, kompleks rumah hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah di Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, untuk menampung warga korban banjir tahun 2025, kini, Senin (12/10/2026), sudah terendam banjir dan terancam tenggelam akibat meluapnya Sungai Tamiang.
Sejumlah warga penghuni huntara mulai mengangkut barang-barang agar tidak terendam banjir.
Catatan Waspada.id, Kampung Suka Jadi merupakan salah satu kampung yang paling parah dilanda banjir di Aceh Tamiang menjelang akhir November 2025. Ratusan rumah warga rusak berat dan hanyut akibat banjir yang melanda setelah Sungai Tamiang mengamuk pada 2025.

Debit air Sungai Tamiang semakin tinggi dan meluap, Senin (12/10/2026) pukul 14.00 WIB. Waspada.id/Muhammad Hanafiah
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Iman Suhery, ketika dikonfirmasi Waspada.id, Senin (12/10), mengatakan ada lima kecamatan yang terendam banjir, yaitu Kecamatan Tamiang Hulu, Tenggulun, Kejuruan Muda, Seruway, dan Bendahara.
"Sudah ada warga Kampung Ronggoh, Tamiang Hulu, yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," ungkapnya.

Data sementara kecamatan dan warga yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Tamiang, Senin (12/10/2026). Waspada.id/Muhammad Hanafiah
Menurutnya, warga yang terdampak banjir di lima kecamatan tersebut sebanyak 72.804 kepala keluarga (KK) atau 286.223 jiwa.
"Itu data sementara yang valid dan datanya bersifat dinamis," ujarnya.
Catatan Waspada.id, Kabupaten Aceh Tamiang porak-poranda akibat banjir paling parah yang terjadi menjelang akhir November 2025 lalu. Puluhan ribu rumah warga rusak dan hanyut serta fasilitas publik hancur. Ratusan ribu jiwa warga mengungsi akibat banjir yang melanda setelah Sungai Tamiang mengamuk pada 2025 lalu.(Id93



















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda