Syahrun, Bangun Kampong/Desa Demi Kemaslahatan Semua WargaSyahrun, Bangun Kampong/Desa Demi Kemaslahatan Semua Warga

SUKSESI Hari H Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) Serentak Kota Subulussalam, 1 September 2026 hanya tersisa sekira sepekan ke depan.
Sosok Syahrun, Nomor Urut 1 Calon Kepala Kampong/Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan yang bersaing dengan Suryadi, merebut suara dan simpati warga agaknya telah menarik perhatian warga setempat.
Pasalnya, Syahrun, lahir di Lae Ntomel, Pakpak Bharat, 20 Juli 1985, memiliki empat anak, warga Dusun Sejahtera, Lae Motong ini sangat tidak asing di mata warga, terlebih di komunitas buruh sawit hingga saat ini.
"Kalaupun sehari-hari aktif kerja dodos sawit, semangat untuk membangun desa tetap melekat," tegas Syahrun, ditanya motivasi manjadi kepala desa di sana, Jumat (21/8).
Bagi Syahrun, pengabdian untuk membangun desa bukan tiba-tiba muncul, tetapi telah terbangun lama setelah menilik, mengevaluasi kerja-kerja kepala desa yang terus berganti.
"Ada yang penting dibangun untuk desa ini, mewujudkan desa yang sejahtera adil, melayani semua warga tanpa pilih kasih," yakin Syahrun soal visi dirinya sebagai calon kepala desa.
Visi itu tak cuma di atas kertas, delapan misi untuk mencapai visi itu jelas terukur dan akan bisa dibuktikan ketika amanah itu diterima.
Diuraikan, pelayanan tanpa ribet, urusan administrasi, surat menyurat yang cepat, mudah dan ramah tanpa kecuali.
Lalu, membangun bersama dalam keberagaman, rehabilitasi rumah tidak layak huni minimal tiga unit setiap tahun untuk warga yang sangat membutuhkan dan memberi perlindungan kerja bagi pekerja berisiko dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Di sisi lain, upaya menciptakan lapangan kerja sesuai aset desa, seperti dengan mengolah lahan pertanian, perkebunan, kolam ikan hingga potensi alam (Galian C).
Dukungan mewujudkan generasi Islami berupa pemberian paket beasiswa kepada anak-anak yang menuntut ilmu di pondok-pondok pesantren.
Kepada orang tua, terlebih kategori Lanjut Usia (Lansia) dibantu modal usaha kecil yang cocok dan ringan agar tetap produktif dan mandiri.
Selanjutnya fokus membangun untuk kesejahteraan warga, rupiah desa digunakan untuk membangun fasilitas desa yang benar-benar bermanfaat untuk warga dan tidak untuk pihak tertentu.
"Konkretnya, semua urusan warga dipermudah, cepat dan ramah, mengelola aset desa yang ada dan prioritas memberi rasa aman bagi pemanen atau buruh sawit, tukang dan supir dari kurang mampu dengan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung desa," pungkas Syahrun, uraikan tiga program unggulan jika terpilih menjadi Kepala Desa Lae Motong.
Kepada semua warga Lae Motong, Syahrun ajak dan ingatkan bijak dalam menentukan pilihan, tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan, tak terprovokasi dengan hal-hal yang merusak nilai-nilai agama dan budaya yang selama ini terjalin baik di desa ini.
"Memilih tanpa paksaan, tidak terintimidasi akan menghasilkan pemimpin yang amanah, Syahrun siap menerima amanah warga Lae Motong Periode 2026 - 2032," janji Syahrin. (id130)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda