Breaking News
Memuat breaking news...

Tabrakan Beruntun di Sibolangit Rusak 4 Rumah dan 1 SD, Rem Truk Diduga Blong

Redaksi
Redaksi
Kamis, 10 September 2026 - 1.21 PM WIB
Tabrakan Beruntun di Sibolangit Rusak 4 Rumah dan 1 SD, Rem Truk Diduga Blong
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepat di depan Gereja GBKP Sibolangit, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepat di depan Gereja GBKP Sibolangit, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan, yakni mobil box kontainer Thermoking BK 8265 FP, truk Fuso pengangkut jagung BK 8836 EN, dan Toyota Kijang Innova BK 858 WL.

Ketiga kendaraan tersebut diketahui melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Namun, dalam perjalanan, terjadi tabrakan yang membuat kendaraan terlibat kecelakaan hingga menghantam sejumlah bangunan dan kendaraan warga di sekitar lokasi.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, kecelakaan itu tidak hanya merusak kendaraan, tetapi juga berdampak pada sejumlah bangunan warga.

"Kecelakaan mengakibatkan sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, bangunan SD Masehi Sibolangit dan dua unit kendaraan milik warga turut terdampak," ujar Widodo.

Empat rumah yang mengalami kerusakan masing-masing milik Amin Gurusinga, 61, Suranta Gurusinga, 48, Linggem Gurusinga, 74, dan Daniel Saruhu, 61. Para pemilik rumah tersebut merupakan warga Sibolangit dan Desa Rumah Sumbul.

Selain bangunan, dua kendaraan warga juga mengalami kerusakan. Keduanya yakni mobil Ayla BK 1785 VX milik Amin Gurusinga dan mobil pikap Gran Max BK 8412 FC milik Linggem Gurusinga.

Benturan keras membuat sejumlah kendaraan ringsek, sementara beberapa bagian bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

Personel kepolisian yang menerima informasi langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengantisipasi gangguan arus lalu lintas maupun kecelakaan susulan.

Widodo mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.

"Dugaan sementara penyebab kecelakaan karena rem truk blong," kata Widodo.

Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan yang terjadi di jalur utama penghubung Berastagi-Medan tersebut.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement