Breaking News
Memuat breaking news...

Tajam Berargumen, Mahasiswa UIN Syahada Sabet Juara 1 Debat

Redaksi
Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 - 9.55 PM WIB
Tajam Berargumen, Mahasiswa UIN Syahada Sabet Juara 1 Debat
Mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan meraih juara 1 Lomba Debat Semarak Bulan Bahasa yang digelar IPTS, Rabu (28/10/2026). Waspada.id/ist.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada Padangsidimpuan yang tergabung dalam tim debat berhasil meraih juara 1 Lomba Debat Semarak Bulan Bahasa yang digelar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS), Rabu (28/10/2026).

Dalam kompetisi yang mengusung tema “Peran Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Inklusif” tersebut, tim debat UIN Syahada yang terdiri dari Desi Ansari Ritonga, Nurul Wahida, dan Tomi Akilla Agustian tampil membanggakan dengan ketajaman argumentasi.

Tim debat UIN Syahada ini merupakan kolaborasi mahasiswa dari dua fakultas. Desi Ansari Ritonga dan Nurul Wahida berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), sedangkan Tomi Akilla Agustian berasal dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK).

Kemenangan tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa UIN Syahada dalam membangun argumentasi, menguasai materi, serta menggunakan bahasa Indonesia secara tepat dan meyakinkan sehingga tim juri menobatkan tim UIN Syahada sebagai juara 1.

Tajam Berargumen, Mahasiswa UIN Syahada Sabet Juara 1 Debat

Wakil Rektor I IPTS, Dr. Hasian Romadon Tanjung, S.Pd., M.Pd., menyerahkan hadiah kepada mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan yang meraih juara 1 Lomba Debat Semarak Bulan Bahasa, Rabu (28/10/2026). Waspada.id/ist.

Desi Ansari Ritonga, mewakili tim UIN Syahada, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi dukungan pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, serta seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan dan doa.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Tanpa pertolongan-Nya, kami tidak akan sampai di titik ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Rektor, Dekan, kepala program studi, seluruh dosen, maupun pihak kampus yang senantiasa membimbing, mendoakan, serta memberikan dukungan kepada kami,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut diraih setelah mereka melewati tahapan kompetisi yang ketat. Kekompakan tim, ketajaman argumentasi, dan penguasaan tema menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan antarpeserta.

Ia berharap prestasi itu dapat mendorong mahasiswa lainnya agar lebih berani tampil, mengembangkan potensi, dan berkompetisi untuk mengharumkan nama almamater.

Atas keberhasilan yang diraih ketiga mahasiswa tersebut, Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Hamka, M.Hum., menyampaikan apresiasi. Ia menilai prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkembang melalui kegiatan akademik dan kompetisi.

“Selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Desi Ansari Ritonga, Nurul Wahida, dan Tomi Akilla Agustian atas keberhasilan meraih juara 1 Lomba Debat Semarak Bulan Bahasa. Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa kita memiliki kemampuan luar biasa,” ungkap Hamka.

Menurut Hamka, keberhasilan tersebut harus dijadikan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi di berbagai bidang.

Senada dengan itu, Ketua Program Studi PAI FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Nursri Hayati, M.A., juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

“Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kesuksesan berikutnya. Tetaplah rendah hati dan terus mengasah kemampuan. Kami bangga dengan pencapaian kalian,” ujarnya.

Nursri Hayati menegaskan bahwa pencapaian tim debat UIN Syahada menunjukkan pentingnya penguasaan bahasa, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian menyampaikan gagasan secara terstruktur.

“Dalam konteks pembelajaran inklusif, kemampuan berbahasa dan berargumentasi menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi yang efektif serta menghargai keberagaman pandangan,” tuturnya. (id46)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement