Tak Hanya Tahfizh, RTQ Al-Furqan Hadirkan Podcast sebagai Ruang Edukasi bagi Generasi Muda


BANDA ACEH (Waspada.id): Rumah Tahfizh Al-Qur'an (RTQ) Al-Furqan Banda Aceh tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pembinaan hafalan Al-Qur'an. Seiring berkembangnya media digital, RTQ Al-Furqan juga menghadirkan Podcast "Furqan Plus Corner" sebagai sarana dakwah dan edukasi yang membahas berbagai persoalan dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.
Podcast yang mulai hadir sejak 14 Februari 2025 tersebut menjadi salah satu upaya RTQ Al-Furqan untuk memperluas jangkauan edukasi. Tidak terbatas pada pembahasan keagamaan, topik yang diangkat juga mencakup pendidikan, pengembangan diri, kesehatan, kesehatan mental remaja, sosial, keluarga, dunia usaha, hingga berbagi isu yang relevan dengan kehidupan anak muda.
Direktur RTQ Al-Furqan Banda Aceh, Ustadzah Yiyi Hissiyah, S.Pd.I., al-Hafizhah, menyatakan bahwa kehadiran podcast berangkat dari keinginan agar RTQ Al-Furqan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Dukungan terhadap pengembangan Podcast RTQ Al-Furqan juga datang dari Yayasan Permata Hati Mazas, yang merealisasikan penyediaan fasilitas podcast sebagai sarana dakwah dan edukasi.
"Rumah tahfizh tentu identik dengan menghafal Al-Qur'an. Namun kami ingin manfaat RTQ tidak berhenti di lingkungan santri saja. Melalui podcast, berbagai ilmu, pengalaman, dan perspektif dari para narasumber dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda," ujar Ketua Yayasan Permata Hati Mazas, Dr. Ichsan Akmal Mazas, BA.(Hons)., M.M., Rabu (9/9/26).
Dari Agama hingga Kesehatan Mental Remaja
Beragam tema telah dan terus dikembangkan dalam Podcast RTQ Al-Furqan. Pembahasan keagamaan tetap menjadi salah satu bagian utama, mulai dari Al-Qur'an, ibadah, Ramadhan, hijrah, pergaulan, hingga persoalan yang sering dihadapi anak muda dalam menjaga nilai-nilai Islam di tengah kehidupan modern.
Namun ruang diskusi tersebut juga diperluas ke berbagai bidang lainnya. Salah satunya adalah kesehatan mental remaja. Melalui pembahasan bersama narasumber yang kompeten, podcast menjadi ruang edukasi untuk membicarakan berbagai tekanan dan tantangan yang dihadapi generasi muda dengan bahasa yang lebih dekat dan mudah dipahami.
Selain itu, Podcast Furqan Plus Corner juga mengangkat tema kesehatan, pendidikan, public speaking, sosial kemasyarakatan, kebencanaan, kewirausahaan, hingga inspirasi dari perjalanan hidup dan profesi para narasumber.
Menghadirkan Narasumber dari Berbagai Latar Belakang
Untuk memperkaya sudut pandang, Podcast "Furqan Plus Corner" menghadirkan narasumber dari berbagai profesi dan bidang keahlian.

Mulai dari ustadz dan praktisi Al-Qur'an, psikolog, dokter, akademisi, pengusaha, tokoh masyarakat, praktisi komunikasi, hingga berbagai figur inspiratif dihadirkan untuk berbagi ilmu dan pengalaman sesuai bidang masing-masing.
Konsep tersebut membuat podcast tidak hanya menjadi ruang ceramah satu arah, tetapi juga ruang percakapan yang menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.
"Kita ingin anak muda mendapatkan edukasi dari orang-orang yang memang memahami bidangnya. Ketika bicara tentang agama, kita menghadirkan orang yang memang memiliki kapasitas di bidang agama. Ketika membahas kesehatan atau psikologi, kita juga ingin masyarakat mendapatkan penjelasan dari narasumber yang berkompeten," kata Ustadzah Yiyi.
Dakwah yang Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman
Kehadiran podcast juga menjadi bagian dari upaya RTQ Al-Furqan dalam beradaptasi dengan pola konsumsi informasi generasi saat ini.
Media digital telah menjadi bagian dari keseharian generasi muda. Karena itu, RTQ Al-Furqan memandang dakwah dan pendidikan juga perlu melalui medium yang dekat dengan mereka tanpa kehilangan substansi dan nilai yang ingin disampaikan.
Pembahasan dikemas dalam format percakapan yang lebih santai dan komunikatif sehingga tema-tema yang terkandung di dalamnya dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih mudah diterima.
Potongan pembahasan podcast juga dikemas menjadi konten digital yang lebih singkat agar pesan edukasi dapat menjangkau masyarakat melalui berbagai platform media sosial.
Dari Rumah Tahfizh, Menjangkau Masyarakat Lebih Luas
Bagi RTQ Al-Furqan, pengembangan media merupakan bagian dari perluasan peran lembaga. Pendidikan Al-Qur'an tetap menjadi fondasi utama, sementara media digital menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan nilai, pengetahuan, dan pesan positif kepada masyarakat.
Melalui Podcast RTQ Al-Furqan, lembaga berharap semakin banyak anak muda memiliki akses terhadap pembahasan yang edukatif, relevan, dan dapat memberikan perspektif positif dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
"Kami ingin RTQ Al-Furqan bukan hanya menjadi tempat santri menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi tempat lahirnya gagasan dan konten yang memberikan manfaat. Kalau dahulu dakwah banyak berlangsung di ruang-ruang pengajian, hari ini ruang digital juga harus kita isi dengan pembicaraan yang baik dan bermanfaat," tambah Ustadzah Yiyi.
Ke depan, RTQ Al-Furqan berkomitmen untuk terus mengembangkan podcast dengan menghadirkan lebih banyak tema dan narasumber yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat tersebut, Podcast "Furqan Plus Corner" diharapkan menjadi jembatan antara nilai-nilai Al-Qur'an, ilmu pengetahuan, dan realitas kehidupan generasi muda.(rel)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda