Talbiyah Bergema Jelang Puncak Haji, Getarkan Langit Arafah

MEDAN (Waspada.id): "Labbaik Allahumma Labbaik" berarti: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu." Kalimat talbiyah tersebut mulai bergema saat jemaah calon haji menginjakkan kaki di Padang Arafah, Arab Saudi, Senin (25/5/2026).
Di Bumi Arafah ini, jutaan hati melebur dalam satu panggilan suci. Tak ada jabatan, tak ada perbedaan, semua datang sebagai hamba yang berharap ampunan Ilahi.
"Talbiyah mulai bergema, menggetarkan langit Arafah, menghidupkan hati yang lama lelah, dan menguatkan jiwa untuk kembali berserah," ungkap Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Multazam Asy Syafii, Dr Hj Alya Rahmayani Siregar, SAg, MSos, yang berada di Arafah dalam pesan whatsapp diterima Waspada.id di Medan, Senin (5/5/2026) pukul 23.00 WIB.
Bagi Umi Alya (panggilan akrab Alya Rahmayani Siregar-red), ini juga menjadi amanah besar bagi para pembimbing di KBIHU, untuk memastikan setiap jemaah yang dibimbing dapat melaksanakan ibadah dengan baik, tenang, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Jemaah KBIHU Multazam Asy Syafii Kota Medan bersama jemaah dari Kabupaten Tapanuli Selatan di Kloter 5 KNO berkumpul di tenda Arafah mendengarkan ceramah jelang puncak haji.Waspada.id/Ist
"Bukan hanya mendampingi perjalanan, tetapi juga menjaga hati dan semangat jemaah dalam meraih haji yang mabrur. Ya Allah, terimalah setiap langkah, air mata, doa, dan penghambaan kami di Padang Arafah yang mulia ini," ucap Umi Alya dalam do'anya.
Umi Alya yang menunaikan rukun Islam kelima tahun 2026 ini menyebut saat tiba di Arafah setelah selesai salat maghrib dan isya jama' taghdim dan qashar, bersama seluruh jemaah Kloter 5 KNO berkumpul di tenda, mendengarkan ceramah yang disampaikan pembina sekaligus pembimbing KBIHU Multazam Asy Syafii, Buya Dr KH Syafii Siregar, Lc, MA. "Ceramah yang disampaikan ayahanda Syafii Siregar sebagai persiapan apa yang mau kita perbuat saat Selasa, 26 Mei 2026 yang merupakan puncak haji, mulai ba'da zuhur sampai menjelang magrib," jelasnya.
KBIHU Multazam Asy Syafii Kota Medan bersama jemaah dari Kabupaten Tapanuli Selatan di Kloter 5 KNO ini dibimbing oleh Ustadz H Hamdan Sukri Harahap, SH, MH dan para PPIH Kloter 5 KNO terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah dan Dokter Kesehatan beserta PHD Provinsi Sumatera Utara bersatu dalam 1 tenda berada di Arafah dengan jumlah jemaah 358 orang.
Petugas Kloter 5 KNO ini terdiri dari Rahmadsyah Siregar (Pimpinan Kloter), Anwar Budi (Pembimbing Ibadah), Rusdy Shaleh Harahap (Dokter Kloter), Lislianti Siregar (Paramedis), Erri Zulkifli Siregar dan Nikmal Fauzi Lubis (Petugas Haji Daerah).(id96)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda